Wartapost.com

Unggulkan Amerika, Donald Trump Justru Jual Jas Buatan Indonesia

  • Reporter:
  • Rabu, 24 Agustus 2016 | 11:34
  • / 20 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 213 kali
Unggulkan Amerika, Donald Trump Justru Jual Jas Buatan Indonesia
Seorang pria selfie di depan patung calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump di San Francisco, 18 Agustus 2016

Wartapost.com – Donald J. Trump, Calon Preisden Amerika Serikat dari Partai Republik kembali menjadi buah bibir netizen. Setelah beberapa waktu lalu sering melontarkan ucapan-ucapan profokatif, ketahuan memiliki banyak utang, kali ini bisnis jasnya “The Donald J. Trump Signature” terlibat kontoversi.

Seperti diungkap oleh Daniel Wagner, reporter dari BuzzFeed, koleksi jas Trump yang dipasarkan lewat situs jual-beli online Amazon ternyata made in Indonesia. Hal ini tercium ketika Wagner melihat satu keganjilan pada deskripsi salah satu produk jualan Trump.

Dalam salah satu deskripsi produk “The Donald J. Trump Signature” di Amazon terdapat keterangan barang tersebut impor dan buatan Amerika. Satu hal yang menurut Wagner tidak mungkin terjadi. Ketika berita ini dilansir BuzzFeed pada Rabu (24/8/2016), Trump sangat sering menegaskan kepada warga Amerika Serikat dalam berbagai kampanyenya untuk mencintai negarnya salah satunya dengan membeli produk buatan Amerika.

Untuk memastikan kejanggalan pada produk itu, BuzzFeed kemudian memesan dua stel jas produk dari “The Donald J. Trump Signature” melalui situs jual-beli online Amazon. Dan ternyta benar, di bagian atas kerah jas berwarna biru gelap ini terdapat tulisan “Made in Indonesia”.

Dari penemuan ini, seolah Trump mengingkari ucapannya yang mengkalim dirinya sebagai nasionalis sejati. Selain itu, Wagner pun menyindir Trump yang kerap menyuarakan kepada warga Amerika untuk membawa pulang manufaktur di luar negeri untuk kembali ke Amerika yang ternyata hanya bualan semata. Dalam berbagai kampanyenya Trump juga selalu menekankan untuk memperkuat kondisi ekonomi dalam negeri.

“Buat Amerika hebat dan (Indonesia juga),” sindir Wagner.

BuzzFeed juga menceritakan bahwa Trump sering membuat produk bisnisnya dari luar negeri. Bahkan, BuzzFeed pernah mengunjungi satu pabrik di Honduras yang bertugas untuk membuat pakaian Trump. Disana, para pekerjanya hanya dibayar beberapa dollar per hari dan tidak sesuai dengan standar upah.

 

Tidak Cuma itu, bulan lalu, Trump justru memberikan pekrejaan kepada 78 warga negara lain untuk menjadi staf di klub pribadinya di Palm Beach padahal untuk pekerjaan di dalam negeri. Mengenai hal itu, ketika ditanya awak media, ia berdalih tidak ada warga Amerika yang bersedia untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional