Wartapost.com

Kopi Jessica Asal Surabaya Laris Kebanjiran Order

  • Reporter:
  • Rabu, 24 Agustus 2016 | 12:10
  • / 20 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 234 kali
Kopi Jessica Asal Surabaya Laris Kebanjiran Order
Sefri Haris, Produsen Kopi Jessica

Wartapost.com – Sefri Haris, laki-laki asal Surabaya berusaha membaca peluang ramainya kasus pembunuhan menggunakan kopi yang mengandung sianida akhir-akhir ini. Ia memproduksi kopi dengan merek “Jessica Coffemix” dan berhasil beredar luas di Surabaya.

Sefri yang memproduksi “Jessica Coffemix” lewat CV Ras Muhammad Surabaya itu mengaku sehari-hari pekerjaan utamanya adalah penjual es krim. Sehingga kopi buatannya itu merupakan pekerjaan sampingan.

Ketika ditemui di rumahnya, Jalan Kedinding Lor Gang Palem, Surabaya (23/8/2016) ia mengatakan, “Jadi produksi kopi ini hanya sampingan, karena es krim saya beberapa bulan terakhir ini sepi.”

Sefri memproduksi dua jenis kopi yang sama-sama dinamai “Jessica”, yang pertama adalah “Jessica Hijau” dan “Jessica Coffeemix”. Dua produk it juga ia jual dengan harga yang berbeda, untuk Jessica Hijau dijual dengan harga Rp 60 ribu sedangkan untuk Jessica Coffeemix dijual dengan harga Rp 15 ribu per bungkusnya.

Sefri juga mengatakan kedua jenis produk miliknya itu juga memiliki khasiat yang berbeda-beda. Jessica Hijau yang dikemas 250 gram, menurutnya bagus untuk diet, sedangkan Jessica Coffeemix yang dikemas 150 gram dan sudah siap aduk seperti halnya kopi saset pada umunya.

Ya, seperti penamaan produk yang ia gunakan. Awal mulanya ia memiliki ide untuk memproduksi kopi adalah karena tertarik dengan kasus kopi yang mengandung sianida yang menyebabkan kematian Mirna Wayan Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso. Menurutnya, kasus ini cukup unik karena mengandung banyak teka-teki di dalamnya.

Namun, yang pasti ia menegaskan bahwa kopi yang ia produksi jelas tidak mengandung sianida, justru aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Pengguanaan nama itu, Sefri menegaskan hanya sebatas media pemasaran kopinya saja. Semula, ketika ia menjual kopinya ke warung atau toko-toko biasa, produknya kurang diminata. Namun, setelah ia mendengar saran dari temannya untuk meng-upload produknya ke Facebook, kopi miliknya mulai dilirik oleh warga. “kalu di warung, tiga hari mungkin hanya satu bungkus terjual, tapi setelah di-upload di FB dalam sehari 2-3 lusin kopi terjual,” tutrnya via Tempo.

 

Dari segi desain produk, kopi milik Sefri ini memang terlihat menarik. Terdapat gambar Jessica di depan dan belakang kemasan. Di bagian depan terdapat tulisan besar “Jessica” yang dibawahnya terdepat keterangan “asli tanpa sianida”. Untuk meyakinkan pembelinya, di samping kemasan terdapat sertifikat halal. Bungkus itu juga tertulis ajakan untuk minum kopi dan mengajak teman-teman untuk ngopi. 

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional