Wartapost.com

Terkait Masalah Pabrik Semen Di Kendeng, Ini Kata Jokowi !!

  • Reporter:
  • Rabu, 3 Agustus 2016 | 03:31
  • / 28 Syawal 1437
  • Dibaca : 117 kali
Terkait Masalah Pabrik Semen Di Kendeng, Ini Kata Jokowi !!
SItuasi rapat di Istana Presiden

Wartapost.com, Terdapat belasan warga yang ada di pegunungan Kendeng, Jawa Tengah menemui presiden RI, bapak jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/8/2016). Pertemuan tersebut dilakukan oleh Jokowi sebelum ia melakukan pertemuan bilateral dengan Yordania, Qatar dan juga Malaysia.

 

Dalam pertemuan tersebut, presiden Jokowi didampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, Jubir Presiden Johan Budi serta seorang pakar dari IPB.

“Presiden telah mendengan keluhan dari para masyarakat Kendeng terkait pembangunan pabrik semen serta eksplotasi kawasan gunung kapur di wilayah Kendeng,” terang Teten mengungkapkan hasil dari pertemuan itu.

 

Sebagaimana yang diketahui, pembangunan pabrik Semen Indonesia dia area tersebut sekarang sudah 95% rampug serta letaknya hanya 10km dari lokasi eksploitasi, namun Presiden Jokowi kembali meminta untuk dievaluasi.

 

“Presiden juga telah menyepakati akan melakukan pengkajian lingkungan strategis agar dapat diketahui mana kawasan yang dapat di eksploitasi dan mana yang tidak.” tambah Teten.

 

Tampak tak hanya hoax, Jokowi pun langsung memerintahkan Kantor Staf Presiden (KSP) untuk menjadi koordinator studi itu. Permasalahan ini bukan lagi cuma lintas kementrian, namun sudah lintas daerah.

 

“Studi itu membutuhkan setahun lamanya. Jadi hasil studi itulah yang nanti akan menjadi rujukan kita semua. Bagi Pemd, investor, pemerintah pusat, termasuk masarakat ini merupakan jalan keluar terbaik bagi kemelut persoalan pabrik semen tersebut,” ujar Teten.

 

“Bapak Jokowi akan coba mengajak PT. Semen Indonesia untuk bisa berdialog dengan masyarakat Kendeng. Intinya kita sepakat untuk mengkaji ulang lingkungan hidup strategis dan ini akan jadi rujukan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di kawasan Kendneg, baik untuk masyarakat, pemda ataupun pemerintah pusat,” tutup Gun.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional