Wartapost.com

Awas ! Dibalik 6 Seni Mengemis Ini, Ibarat Teater Jalanan Yang Penuh Dengan Tipu Daya

  • Reporter:
  • Senin, 9 Januari 2017 | 17:47
  • / 10 Rabiul Akhir 1438
  • Dibaca : 158 kali
Awas ! Dibalik 6 Seni Mengemis Ini, Ibarat Teater Jalanan Yang Penuh Dengan Tipu Daya

WARTAPOST.com – Perkembangan zaman yang di barengi dengan kenaikan harga papan, sandang dan pangan membuat orang-orang di tuntut untuk bekerja lebih keras lagi, terutama bagi negara Indonesia yang masih masuk dalam katagori negara berkembang ini, apa-apa masih mahal, dan masih banyak masyarakat yang kesusahan. Masih ada sekitar 27,76 juta penduduk Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Maka dari itu banyak orang yang ‘kepepet’ harus bertahan hidup, akhirnya terpaksa menengadahkan tangan meminta belas kasihan orang lain di pinggir jalan. Meski hampir setiap negara punya episode tersendiri terkait masalah sosial seperti pengemis, fenomena ini terutama jadi dilema di negara berkembang dengan populasi besar seperti Indonesia dan India.

Beberapa waktu lalu, Dinas Sosial Jakarta Barat kembali meringkus pria yang berpura-pura punya keterbatasan fisik untuk mengemis di jalan. Pria yang sama sudah beberapa tertangkap dengan modus mengemis yang sama. Disamping motif karena benar-benar butuh uang untuk bertahan hidup, nyatanya pengemis berkembang jadi karier profesional. Terbukti dengan banyaknya modus penipuan untuk menarik rasa iba dari pengguna jalan. Bahkan banyak dari mereka yang tertangkap, ternyata hidup lebih dari berkecukupan. Karena itulah pemerintah menghimbau kita tidak boleh memberi uang pada pengemis.

Siapa tidak tergiur jika mengemis dua pekan bisa dapat Rp 25 juta via

Masalah yang lebih serius adalah ketika modus penipuan itu berkembang jadi sindikasi kejahatan. Salah satu metode paling efektif memancing rasa iba adalah dengan ‘memajang’ bocah kecil tidak berdaya untuk mengemis. Dari mereka yang dipaksa orangtuanya sendiri sampai korban penculikan, tidak ada alasan apapun yang bisa membenarkan anak-anak berkeliaran di jalan untuk mengemis. Apalagi beberapa kali pernah terbongkar bagaimana sindikat pengemis profesional menggunakan obat penenang agar anak-anak terlihat lemas hingga orang makin iba. Ini modus-modus pengemis yang harus diwaspadai bersama, seperti yang di kutip dari Hipwee.com, Senin (9/1/2017) : 

1. Mungkin sudah jadi rahasia umum, kalau banyak dari anak-anak yang diajak mengemis itu hanya sewaan. Tarifnya hanya berkisar Rp 30 ribu per dua jam atau Rp 200 ribu seharian

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Lanjut Baca → 1 2 3 4 5 6 7

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional