Wartapost.com

“Jagal, The Act of Killing” Masuk 100 Film Terbaik Abad Ke-21

  • Reporter:
  • Kamis, 25 Agustus 2016 | 13:15
  • / 21 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 212 kali
“Jagal, The Act of Killing” Masuk 100 Film Terbaik Abad Ke-21
Joshua Oppenheimer, sutradara The Act of Killing.

Wartapost.com -Sebanyak 177 kritikus film dari 36 negara memberikan suara mengenai 100 film terbaik di abad ke-21 yang diselenggarakan oleh BBC Culture. Banyak judul film yang telah mendapatkan penghargaan Piala Oscar sebagai film terbaik Academy Awards sebut saja Spotlight, Birdman  dan 12 Years a Slave bukanlah yang terbaik menurut para kritikus film.

Seperti yang diberitakan oleh Independent, ratusan kritikus film itu telah memilih film terbaik versi mereka. Dari penarikan suara itu, dihasilkan Mulholland Drive karya David Lynch yang rilis pada 2012 sebagai film terbaik nomor satu di abad ke-21.

Setelah karya David Lynch itu, menyusul dibelakangnya adalah film-film dari tahun yang berdekatan. Posisi kedua ditempati film garapan Wong Kar-Wai berjudul In the Mood for Love tahun 2000. Sedangkan posisi ketiga ditempati film karya Paul Thomas yang rilis tahun 2007 yang berjudul There Will Be Blood.

Birdman tidak masuk dalam 100 daftar film ini. Sementara Spotlight mendapat peringkat ke-88, sedangkan 12 Years a Slave menempati posisi film terbaik ke-42.

Walaupun begitu, bukan berarti film yang digarap akhir-akhir ini tidak mendapat posisi terbaik pada daftar film ini. Adalah The Tree of Life yang disutradarai Terrence Malick dan Boyhood karya Richard Linklater, yang keduanya masuk urutan 10 besar dalam daftar film terbaik abad ini.

Boyhood yang dirilis pada tahun 2014 berhasil menempati posisi ke-lima sedangkan the Tree of Life yang rilis pada 2011 menempati posisi ke-tujuh dalam daftar.

Tidak hanya itu, beberapa film popular yang banyak dikenal penikmat film yang masuk daftar ini antara lain No Country for Old Men di peringkat ke-10, Pan’s Labyrinth berada di peringkat ke-17, Mad Max: Fury Road menempati posisi ke-19, dan The Social Network yang berada di posisi ke-27.

Film Animasi pun ada yang masuk di daftar film terbaik abad ini. Mereka adalah Wall-E di peringkat ke-29, Inside Out berada di peringkat ke-41, Finding Nemo berada di posisi ke-90, dan film tentang tikus koki kecil Ratatouille menempati posisi ke-93.

Yang menarik dari 100 daftra film terbaik ini, ada satu film documenter yang dianggap paling baik dan menempati posisi ke-14. Film itu adalah Jagal atau The Act of Killing yang disutradarai oleh Joshua Oppenheimer.

Film itu merupakan film documenter yang menceritakan brutalnya pembantaian pada tahun 1965 di Indonesia. Ada jutaan massa dibantai pada saat itu karena dianggap Partai Komunis Indonesia (PKI).

Sudut pandang yang diambil Joshua Oppenheimer dalam film the Act of Killing adalah dari salah satu penjagal yang mengaku melakuka pembantaian itu atas dasar anggapan bahwa PKI adalah musuh pemerintah atau musuh negara.

 Saat pertama dirilis, film ini menjadi heboh di Indonesia karena dianggap sebagai aib negara. Toh begitu, film masuk dalam nominasi Academy Awards sebagai Film Dokumenter Terbaik, sayangnya film garapan Oppenheimer ini kalah dari 20 Feet from Stardom.

Masuknya film The Act of Killing sebagai salah satu film terbaik abad ini pilihan kritikus juga diumumkan Oppenheimer melalui akun sosial medianya.

 

“Merasa terhormat The Act of Killing disebut sebagai Film ke-14 Terbaik Abad Ke-21,” tulis Oppenheimer via CNN.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional