Wartapost.com

Awas! Baterai Smartphone Bisa Meledak, Ini Penyebabnya

  • Reporter:
  • Senin, 5 September 2016 | 06:14
  • / 2 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 337 kali
Awas! Baterai Smartphone Bisa Meledak, Ini Penyebabnya
Samsung Galaxy Note 7

Wartapost.com – Pabrikan ponsel besar asal Tiongkok, China, Samsung menarik kembali (recall) produk smartphone terbarunya Samsung Galaxy Note 7. Menurut mereka produk terbarunya itu mengalami permasalahan dalam baterai. Secara global telah ditemukan setidaknya 35 kasus baterai bermasalah dan dapat berakibat pada keselamatan penggunannya. Untuk itu, Samsung menarik semua produknya di beberapa negara baik dan menghentikan semua proses pemesanan ponsel barunya untuk sementara.

Namun, permasalahan baterai seperti apakah hingga Samsung menarik produk andalan terbarunya. Beberapa isu yang berkembang, baterai Samsung Galaxy Note 7 terindikasi mampu meledak dan membahayakan penggunanya.

Sebenarnya permasalahan isu baterai ponsel meledak sebelumnya juga pernah menghampiri iPhone dan beberapa vendor lain. Sebagai bukti, Costumer Product Savety Commission merilis kabar setidaknya  ada 99 kasus kebakaran perangkat smartphone yang dikibatkan oleh baterai lithium ion.

Apakah penyebab baterai lithium terbakar?

Seperti yang diberitakan CBSNews, Senin (5/9/2016), baterai lithium ternyata menyimpan banyak energi di tempat yang sempit, sedangkan untuk pembatas dengan elemen yang mudah terbakar didalamya hanya diberikan pembatas yang tipis. Apabila terjat sesuatu pada pembatas tersebut maka bahan mudah terbakar itu dengan cepat tersulut panasnya lithium ion.

Walaupun sudah banyak digunakan dalam industri teknologi sebagai baterai laptop maupun ponsel karena biayanya yang lebih murah serta keamananya yang lebih tinggi, diharapkan industry teknologi dapat memperbaharui teknologi baterai yang sudah usang.

Hal ini disampaikan oleh seorang Professor dari Cambridge University, Clare Grey. Ia mengatakan bahwa seharusnya ada pihak yang mendorong pengembangan keamanan baterai. Hal ini merupakan salah satu fokus yang penting dalam perkembangan industry teknologi.

Apa yang dilakukan Samsung untk menarik semua produk terbarunya Samsung Galaxy Note 7 dari pasaran sebebarnya bukan yang pertama. Pada tahun 2007, kasus recall juga dialami oleh produsen ponsel asal Finlandia, Nokia. Mereka pernah melakukan penarikan terbesar untuk ponsel miliknya dan memberikan pergantian pada 46 juta baterai di ponsel BL-5C.

 

Pada saat itu, Nokia menjelaskan bahwa terjadi kasus overheat pada baterai yang diproduksi oleh Matsushita Batteray. Menurut laopran mereka, telah ditemukan sekitar 100 kasus overheat pada ponsel BL-5C dari seluruh dunia.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional