Wartapost.com

Cerita Warga Indonesia Timur Terkait Telekomunikasi

  • Reporter:
  • Selasa, 6 September 2016 | 07:13
  • / 3 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 112 kali
Cerita Warga Indonesia Timur Terkait Telekomunikasi
Warga Indonesia Timur Membutuhkan Layanan Telekomunikasi Untuk Pengembangan Perekonomian dan Menjaga Kedaulatan NKRI

Wartapost.com – Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah adalah pembenahan layanan telekomunikasi dan internet di daerah Indonesia Timur dan perbatasan. Hal ini juga perlu menjadi perhatian oleh operator telekomunikasi. Masalahnya selama ini pembangunan infrastuktur di kawasan tersebut masih sangat terbatas.

Beberapa wilayah yang baru-baru ini mendapat layanan telekomunikasi merasakan betul dampak positifnya. Salah satunya adalah Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara.

Seperti yang disampaikan oleh Max Lua, Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Talaud. Setelah layanan telekomunikasi masuk di daerahnya, pertumbuhan ekonomi pun meningkat secara signifikan.

Ia menjelaskan bahwa setelah layanan telekomunikasi masuk di wilayahnya, peningkatan perekonomian daerah Talaud naik sebesar 600 persen. Masyarakat Talaud sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut mengingat wilayah kabupaten Talaud berupa kepulauan.

Max menjelaskan dahulu ketika belum ada layanan telekomunikasi, masyarakat harus melaui perjalanan yang lama dan panjang. Namun, setelah masuk layanan telekomunikasi, untuk mendapatkan atau memesan barang, masyarakat tinggal menelpon supplier dan tidak perlu datang langsung.

“Saat ini masyarakat tinggal melakukan telepon saja, kemudian barang akan dikirim bersamaan dengan waktu kapal datang atau berangkat. Dengan ini, perekonomian dan produktifitas masyarakat Talaud menjadi lebih terangkat,” ucap Max.

Keberadaan layanan telekomunikasi pada daerah Talaud ternyata tidak hanya meningkatkan produktifitas dan perekonomian, namun dapat membatu menjaga kedaulatan NKRI.

Hal ini dikatakan oleh Adolf Binilang, Sekretasris Daerah Kabupaten Talaud. Kabupaten Talaud terletak di daerah perbatasan Malaysia dan Filipina, sehingga masalah telekomunikasi memegang peran yang vital.

Sebagai contoh, masyarakat dapat secara langsung dan cepat melaporkan jika ada illegal fishing atau pencurian sumber daya alam oleh kapal-kapal asing.

Lebih luas lagi, Adolf mengatakan pentingnya layanan telekomunikasi untuk antisipasi gerakan terorisme seperti apa yang dilakukan Abu Sayyaf. Masyarakat di pulau Marapit dan pulau Katung misalnya, mereka dapat langsung memberikan laporan kepada aparat jika mendapatkan informasi mengenai gerakan-gerakan tersebut. Adolf menekankan bahwa layanan telekomunikasi di Kabupaten Talaud sungguh penting.

Selain Talaud, beberapa wilayah yang sedang membutuhkan layanan telekomunikasi adalah wilayah Papua. Masyarakat Papua membutuhkan prioritas pembangunan layanan telekomunikasi. Hanya ada satu operator yang baru masuk yaitu Telkomsel.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pegunungan Bintang, Untung Eka Priya berharap operator lain seperti Indosat atau XL dapat turut serta membangun layanan telekomunikasi di wilayah mereka. Sesuai dengan nawa cita program Presiden Jokowi, layanan telekomunikasi menjadi kebutuhan utama masyarakat di Pegunungan Bintang.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Hal utama yang menjadi kendala pembangunan layanan telekomunikasi pada Kabupaten Bintan adalah lokasinya yang berada di daerah jajaran pegunungan Jayawijaya serta berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

Oleh sebab itu, pembangunan layanan telekomunikasi pada wilayah itu sangat penting megingat beratnya medan dan posisi Kabupaten Bintan.

 

Walaupun hanya ada satu operator layanan telekomunikasi yang ada, Untung mengatakan hal tersebut telah memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap masyarakat Kabupaten Bintan. Masyrakat menjadi lebih terbuka dengan arus informasi dunia luar.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional