Wartapost.com

Rokok Elektrik Lebih Sehat? Tidak

  • Reporter:
  • Kamis, 8 September 2016 | 05:03
  • / 5 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 189 kali
Rokok Elektrik Lebih Sehat? Tidak
Penelitian: Rokok Elektrik Tidak Lebih Sehat dari Rokok Tembakau

Wartapost.com – Viralnya isu kenaikan harga rokok beberapa waktu lalu sempat mengkhawatirkan para perokok. Mereka yang sudah kecanduan dan tidak bisa lepas dari rokok pun  berusaha mencari alternative lain agar tetap bisa ngebul, salah satunya adalah dengan mengganti kebiasaan merokok tembakau yang sekali habis dengan rokok elektrik yang bisa digunakan berulang. Namun, apakah dengan pindah ke rokok elektrik, dapat mengurangi dampak negative bagi kesehatan penggunanya?

Saat ini beberapa orang percaya bahwa rokok elektrik lebih aman daripada rokok tembakau. Apakah hal ini benar? Sayangnya TIDAK.

Berdasarkan hasil penelitian terhadap rokok elektrik, bahaya dari menghisap rokok elektrik sama besar bahanyanya dengan menghisap rokok tembakau buat jantung. Hasil ini bahkan lebih berbahaya dari anggapan sebelumnya. Rokok elektrik tidak lebih baik dari rokok tembakau.

Hasil penelitian itu dipublikasikan dalam kongres Mayarakat Eropa untuk Kardiolgi pada Agustus lalu di Roma, Italia. Bahaya dari kebiasaan merokok rokok  elektrik adalah dapat memberikan dampak buruk bagi pembuluh darah utama di jantung.

Untuk mengetahui hal tersebut, dalam study ini para peneliti melibatkan 24 perokok aktif dewasa. Setalah dilakukan monitoring terhadap jantung ketika menghisap rokok tembakau dan rokok elektrik. Hasilnya, selama 30 menit menghisap rokok membuat pembuluh aorta sama keras dengan 5 menit menghisap rokok tembaaku.

Profesor Charalambos Vlachopoulus, ketua penelitian dari Fakultas Kedokteran University Athena, Yunani kepada The Telegraph seperti yang diberitakan Tempo, mengatakan, “Kami mengukur kekerasan aorta. Bila aorta mengeras, kemungkinan menjadi koma akibat penyakit jantung atau penyebab lain menjadi berlipat ganda.”

Untuk dampak jangka panjang menggunakan rook elektrik, Vlachopoulus dan timnya belum melakukan riset lebih lanjut. Namun, berdasarkan hasil penelitian yang ada, ia tidak menganjurkan  bagi seorang untuk menggunakan rokok elektrik. Hasil penelitian ini pun mendapat respon positif bagi berbagai kalangan.

 

Vlachopoulus menjelaskan bahawa pembuluh Aorta itu layaknya balon di samping jantung. Jika balon itu semakin keras maka akan membuat jantung kesulitan dalam memompa darah. Dari situlah berbagai penyakit jantung berasal.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional