Wartapost.com

Niat Lawan Ahok, Baru Sebulan Koalisi Kekeluargaan Bubar

  • Reporter:
  • Jumat, 9 September 2016 | 12:05
  • / 6 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 213 kali
Niat Lawan Ahok, Baru Sebulan Koalisi Kekeluargaan Bubar
Baru sebulan terbentuk, Koalisi Kekeluargaan terbelah

Wartapost.com – Beberapa waktu lalu, tepatnya 08 Agustus 2016, tujuh partai berkumpul dan mendeklarasikan diri dalam sebuah koalisi politik yang mereka sebut dengan Koalisi Kekeluargaan. Namun, hingga saat ini setelah sebulan terbentuk, koalisi yang awalnya berniat untuk melawan petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok justru terbelah.

Awal mula terbelahnya koalisi ‘gendut’ ini sebenarnya sudah tercium sejak beberapa hari setelah terbentuknya koalisi ini. Salah satu anggotanya, yakni PDI Perjuangan yang memiliki kekuatan politik terbesar hingga saat ini belum memberikan keputusan mengenai siapa pasangan yang akan mereka usung di Pilkada DKI Jakarta 2017. Di sisi lain, Gerindra dan PKS justru telah meramu kekuatan sendiri untuk maju di Pilgub DKI.

Tanpa banyak diketahui, ternyata Gerindra dan PKS telah mendeklarasikan diri untuk mengusung duet Sandiaga Uno dan Mardani Ali Sera untuk maju sebagai pasangan calon di Pilgub DKI 2017.

Kedua partai itu merasa cukup berani untuk mengusung duet Sandiaga-Mardiana karena telah memiliki sebanyak 26 kursi di DPRD DKI yang merupakan telah memenuhi persyaratan pengusungan calon. Langkah cepat yang dilakukan PKS ini tidak lain karena semakin dekatnya masa pendaftaran pasangan calon serta mereka tidak ingin menunggu keputusan PDI Perjuangan yang hingga saat ini belum jelas.

“Sampai detik akhir, sampai kemarin, tentu kami juga harus buat keputusan. Karena kalau menunggu PDIP, PDIP belum jelas mendukung atau tidak mendukung Ahok. Sementara kami bukanlah “anak buah PDIP”, ucap Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Widayat Nurwahid di Kompleks Parelemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Hidayat menjelaskan, pihaknya bersama Gerindra akan berkomunikasi dengan beberapa partai lain untuk menggalang dukugan. Salah satu partai yang dalam waktu dekat akan bergabung dengan mereka adalah PKB.

Namun, PKB sendiri masih berusahan untuk mengajukan Sekda Pemprov DKI Saefullah untuk maju sebagai cawagub menemani Sandiaga Uno. PKB menganggap Saefullah sebagai orang betawi asli yang paham akan  urusan birokrasi. Selain itu, Saefullah juga merupakan ketua NU DKI. PKB menganggap ia lebih cocok untuk dijadikan cawabug. Hal itu disampaikan oleh Wasekjen PKB, Jazilul Fawaid pada Jumat (9/9/2016).

Pada awal dibentuknya, Koalisi Kekeluargaan memang bertujuan untuk mengalahkan Ahok dalam pertarungan pemilihan Gubernur DKI 2017. Saat itu, M.Taufik selaku Ketua DPD Gerindra mengatakan bahwa koalisi tersebut telah menyetujui 7 kriteria pemimpin ideal DKI Jakarta.

Seperti yang diberitakan Detik, saat itu setelah pendeklarasian Koalisi Kekeluargaan, M Taufik mengatakan, “Tadi kita sepakat untuk bagaimana membangun Jakarta ke depan. Bicara membangun Jakarta ke depan, maka tidak akan lepas bicara soal pemimpinnya. Karena pemimpin itu kan dia punya hak otoritas untuk membangun. Karena itu tadi kita mendiskusikan bersama 7 partai itu, muncul lah kriteria, yakni arif, bijaksana, santun, beradab, bersih, cerdas dan beretika. Itu masing-masing satu dari satu-satu partai.”

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional