Wartapost.com

Setahun Paket Ekonomi, Jokowi Dikritik Netizen

  • Reporter:
  • Jumat, 9 September 2016 | 20:11
  • / 6 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 163 kali
Setahun Paket Ekonomi, Jokowi Dikritik Netizen
Setahun Paket Kebijakan Ekonomi, Masyarakat Masih Beranggapan Miring.

Wartapost.com – Tepat hari ini, 9 September 2016 adalah setahun sejak paket kebijakan ekonomi pertama disahkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Paket kebijakan jilid pertama pada 9 September 2015 tentang penyederhanaan regulasi (deregulasi) dan debirokratisasi telah disahkan guna mendorong daya saing industri. Hingga paket kebjikan ekonomi jilid XIII yang telah disahkan pada 24 Agustus lalu mengenai pemangkasan proses perizinan pendirian bangunan rumah tangga.

Kebijakan-kebijakan itu tentu dimaksudkan untuk mengembangkan geliat ekonomi nasional. Namun, hingga saat ini apakah ke-13 paket kebijakan itu benar-benar memberikan dampak langsung kepada masyarakat?

Seperti yang diberitakan oleh CNNIndonesia (9/9) berdasarkan survey sederhana yang mereka lakukan, masyarakat lebih banyak beranggapan negative mengenai 13 paket kebijakan ekonomi pemerintahan Jokowi.

Beberapa netizen menganggap paket kebijakan I hingga XIII tidak memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Salah satu pendapat diungkapkan oleh akun bernama Nuryadi AV. Ia menganggap perekonomian era Jokowi tidak mengalami perkembangan. Ia bahkan mengatakan pertumbuhan ekonomi era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih baik dari era Jokowi.

Akun lain bernama Lukman juga memberikan komentar miringnya, “Belum ada perubahan makin merosot taham dari pemerintahan yang lalu, yang ada hanya bagi-bagi kue jabatan untuk kroninya. Rakyat makin suas,” jelasnya.

Ada pula yang mengatakan bahwa paket kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak sebanding dengan apa yang diimplementasikan di lapangan. Hal ini diungkapkan oleh akun bernama Ronald.

Norman Ibra Sr, juga berkomentar dengan mengingat janji kampanye Presiden Jokowi yang siap menjadikan perekonomian Indonesia makin meroket.

“Saat itu ia bilang meroket, eh malah jutru menukik,” ucap Norman. Komentar itu pun lalu disambut oleh Bagus Pool, “Dolar meroket, harga daging sapi meroket. Jokowi hebat songs.”

 

Mengenai survey lewat jejaring Facebook ini, CNNIndonesia mngakui bahwa hal ini bukanlah kajian ilmiah. Oleh sebab itu, pendapat-pendapat tersebut tidak mewakili kebanyakan masyarakat Indonesia.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional