Wartapost.com

JK: Status WNI Arcandra Tidak Untuk Jadi Menteri ESDM Kembali

  • Reporter:
  • Minggu, 11 September 2016 | 11:06
  • / 8 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 197 kali
JK: Status WNI Arcandra Tidak Untuk Jadi Menteri ESDM Kembali
Wakil Presiden Jusuf Kalla

Wartapost.com – Secara resmi, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar telah mendapat status kewarganegaraaan Indonesia. Hal itu ia dapatkan setelah perjuangan pajang di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Mengenai hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla  (JK) mengatakan tidak ada hubungannya dengan penunjukan kembali Arcandra sebagai Menteri ESDM.

Sementara alasan pemerintah memberikan status tersebut karena menurut undang-undang tidak ada warga yang stateless atau tidak memiliki kewarganegaraan.

“Jadi, setiap orang itu tak boleh stateless, dan pilihannya adalah warga negara Indonesia,” ucap JK via CNNIndonesia saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jumat (9/9).

Arcandra merupakan warga negara Indonesia yang kehilangan status kewarganegaraannya karena telah memiliki paspor negara Amerika Serikat. Ia kehilangan status WNI karena Indonesia tidak menganut sistem dwi kewarganegaraan.

Tetapi dalam perkembangan kasusnya, Arcandra sempat berstatus stateless karena kewarganegaraan Amerika dicabut ketika ia diangkat menjadi Menteri di Indonesia.

Untuk itulah, pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Ham memberikan kembali status WNI Arcandra.

Mengenai isu pengupayaan status WNI Arcandra untuk diangkat lagi menjadi Menteri ESDM, JK membantahnya.

JK mengatakan siapaun yang kehilangan kewarganegaraan entah itu siapa orangnya, menteri atau calon menteri harus diberikan kewarganegaraannya.

“Ini tidak ada hubungannya dengan menteri atau tidak, bukan menteri pun tetap boleh begitu (stateless),” ucap JK.

Sayangnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak memberikan keterangan mengenai aturan apa saja yang digunakan pemerintah dalam upayanya memberikan Arcandra status WNI. JK hanya menyebutkan ada beberapa opsi bagi pemerintah untuk mengupayaakan hal itu.

Pemerintah sebenarnya telah mengupayakan status Arcandra sejak September lalu. Hal ini dikatakan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

 

“Demi asas perlindungan maksimum, dan tidak boles stateless kami keluarkan surat keputusan penetapan namanya (Arcandra) jadi warga negara Indonesa sejak 1 September,” ucap Yasonna di Gedung DPR RI, Jakarta (7/9).

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional