Wartapost.com

Indonesia Andalkan Bulutangkis Raih Emas di Olimpiade Rio

  • Reporter:
  • Kamis, 4 Agustus 2016 | 10:04
  • / 29 Syawal 1437
  • Dibaca : 182 kali
Indonesia Andalkan Bulutangkis Raih Emas di Olimpiade Rio
Kontinguen Bulutangkis Indonesia Olimpiade Rio 2016

Wartapost.com – Indonesia tengah menyiapkan pasukannya untuk menghadapi Olimpiade di Rio de Janeiro Brasil. Salah satu cabang yang diandalkan adalah Bulutangkis.Untuk kandidat terkuatnya adalah pasangan ganda putra Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan.

Pada Olimpiade tahun ini, tim Bulutangkis Indonesia mengirimkan pasukan sebanyak 10 orang. Jumla ini merupakan yang terbanyak dari kontinguen cabang olah raga lainnya.

Mengandalakan Bulutangkis untuk meraih emas memang beralasan. Sejarah mencatat bahwa Bulutangkis merupakan satu-satunya cabang olahraga yang pernah menyumbangkan emas di Olimpiade. Sejak ikut serta dalam Olimpiade tahun 1992 di Barcelona, Bulutangkis telah menyumbang sebanyak 18 medali untuk Indonesia yang terdiri dari enam emas, enam perak dan enam perunggu.

Sayangnya, pada Olimpiade terakhir tahun 2012 di LOndon, tim Bulutangkis Indonesia tidak mampu melanjutkan tren positif itu. Bahkan, pasukan Bulutangkis Indonesia tak satu pun yang berhasil membawa pulang satu pun medali.

Saat ini dengan sepuluh pebulutangkis yang lolos merupakan modal yang bagus untuk Indonesia berjaya kembali di Olimpiade Rio.

Dari kesepuluh pebulutangkis itu, pasangan ganda putra Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan adalah yang paling berpeluang meraih emas. Walaupun penampilan mereka terkesan tidak konsisten, namun mereka tetap mampu menjadi yang terbaik dalam berbagai turnamen internasional seperti Asian Games 2014 dan Kejuaran Dunia.

Jika melihat kondisi mereka saat ini serta lawan yang akan mereka hadap di Grup D, pasangan ini masih diunggulkan. Berdasarkan statistik, pasangan Hendra/Ahsan lebih unggul 2-1 dengan pasangan Cina Chai Biao/Hong Wei. Pada pertemuan pertama, Hendra/Ahsan akan menghadapi pasangan dari India, Manu Attri/B.Sumeeth Reddy.Sedangkan menghadapi pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Kenici Hayakawa, Hendra/Ahsan masih unggul 9-0.

Hendra yang menargetkan medali emas dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa mereka tetap waspada terhadap semua lawan, “Pada Olimpiade rasanya semua lawan adalah berat karena pemain yang memiliki rangkin dibawah juga bisa saja mengalahkan pemain yang memiliki rangking lebih tinggi. Jadi harus tetap waspada.”

Tak hanya Hendra/Ahsan, pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tantowi Ahmad dan Liliana Natsir juga berharap dapat menyumbangkan medali emas dalam Olimpiade Rio ini. Sayangnya, prestasi mereka yang tak kunjung membaik akhir-khir ini membuat publik sedikit meragukan keduanya.

Satu hal yang menjadi poin plus bagi pasangan ini adalah di sektor ganda campuran masih ada satu pasangan lagi yang berjuang yaitu Preveen Jordan dan Debby Susanto. Jadi, peluang Indonesia di sektor ganda campuran lebih besar. Kedua pasangan itu harus bersaing untuk mendapat medali emas dan bonus 5 miliar dari Menpora.

Tantowi/Liliyana menempati grup C dan Jordan/Debby mendiami grup A. Jika dilihat dari lawan yang akan mereka hadapi, perjalanan Tantowi/Liliyana nampak akan lebih mudah. Mereka hanya perlu mengalahkan pasangan Thailan, Bodin Issara/Savitree Amitrapai lalu pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia dan Robin Middleton/Leanne Choo dari Australia.

Di sektor ganda putri, Indonesia mewakilkan Greysia Polli/Nitya Krishinda. Sayangnya persiapan Olimpiade sempat terganggu karena cidera yang didapat Nitya setelah Kejuaraan Asia.

Rudi Hartono, mantan pemain Bulutangkis yag saat ini melatih tim Olimpiademgatakan bahwa setiap pebulutangkis memiliki kesempatan untuk meraih medali emas. Yang lebih penting adalah persiapan fisik, teknik dan mental.

Rudi juga mengatakan kalau dua pasangan ganda yang diatgetkan emas mengalami pasang surut prestasi salah satunya adalah faktor usia. Namun ia tetap berharap para pebulutangkis tetap optimis dan semua kendala itu bisa teratasi saat di Olimpiade nanti.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

1 Komentar

  1. Chynna Selasa, 6 Desember 2016

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional