Wartapost.com

Tiga Hal ini Dijulukkan Kepada Arsene Wenger

  • Reporter:
  • Jumat, 23 September 2016 | 14:04
  • / 20 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 117 kali
Tiga Hal ini Dijulukkan Kepada Arsene Wenger
Arsene Wenger

Wartapost.com – Arsene Wenger kini tengah merayakan dua dekade kepemimpinannya di Arsenal. Pria berusia 66 tahun itu telah membawa Arsenal menjadi klub papan atas Liga Inggris dengan menorehkan banyak prestasi. Namun, tidak banyak yang tahu, jauh sebelum mendapatkan julukan Le Professeur atau Sang Profesor, Arsene Wenger ternyata memiliki beberapa nama panggilan.

Arsene Wenger mendapat julukan pertama saat ia berusia 16 tahun. Saat itu, bungsu dari tiga bersaudara ini dibesarkan di Duttlenheim. Ayahnya Alphonse Wenger menuturkan, di sanalah ia pertama kali mengenal sepak bola sejak usia enam tahun.

Pertama kali ia dijuluki Petit atau Si Kecil. Ia mendapatkan julukan ini karena ia yang masih berusia remaja 16 tahun mampu lolos dan bermain di skuat utama FC Duttlelnheim. Yang menarik saat itu, timnya tidak memiliki seorang pelatih utuk melakukan persiapan pemain, strategi, atau taktik baik saat bertanding maupun sebelum atau sesudahnya.

Disanalah ia pertama kali belajar memimpin sebuah tim. Arsene Wenger didapuk oleh teman-teman setimnya untuk berperan menjadi ‘pelatih dadakan’, seakan pelatih sesungguhnya.

Salah satu rekannya saat itu, Claude Wenger dalam buku Wenger:The Legend dari Jasper Rees (2014) mengatakan, “Arsene bukan kapten tim saat itu. Akan tetapi dia mengatakan, ‘Kamu lakukan ini, kamu lakukan itu,’ kepada rekan setimnya. Dia adalah seorang pemimpin.”

Kemampuan Arsene pun terbukti ketika pada musim 1996-1997, ia mampu dipilih sebagai pelatih utama ‘The Gunners’. Kedatangan Arsene saat itu sungguh diluar dugaan para pemain klub, supporter dan media lokal. Sebelumnya, nama yang difavoritkan untuk menempati kursi kepelatihan saat itu adalah Johan Cruyff untuk menggantikan Pat Rice.

Sebelum menjadi pelatih Arsenal, Arrsene Wenger lebih dikenal sebagai direktur teknik Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Walaupun telah menempati posisi penting dalam dunia persepakbolaan Inggris, nama Arsene Wenger belum banyak dikenal oleh pecinta sepakbola Inggris saat itu.

Hal unik yang dilakukan Arsene dalam memimpin Arsenal adalah selalu memastikan pengalaman bermain bola para pemainnya. Ia selalu melakukan pendekatan personal kepada para pemain saat latihan. Ia memberikan energi dan menyatukan tim dengan kuat.

Bahkan untuk meredakan konflik diantara para pemainnya, Arsene sering bercanda kepada para pemainnya. Bahkan, para pemain menjulukinya ‘Insepctor Clouseau’ karena selalu cangung dalam bercanda.

“Wenger tidak hanya suka bercanda, tetapi ia juga suka menertawakan dirinya sendiri. Ia adalah pria jangkung yang bijak,” kata Tony Adam, mantan kapten tim Arsenal dalam buku Arsene Wenger: The Biography dari Xavier Rivoire (2011).

Nama Arsene Wenger semakin dikenal oleh masyrakat luas seiring dengan keberhasilannya memenejeri Arsenal. Ia bersama Arsenal telah meraih tiga kali gelar juara liga primer Inggris, enam gelar juara Piala FA, dan enam gelar Community Shield. Satu prestasi lagi yang cukup membangkan adalah, selama dilatih Arsene Wenger, Arsenal tidak pernah absen dalam Liga Chmapions dan juga tidak pernah sekalipun terlempar dari posisi empat besar Liga Inggris.

 

Meskipun telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk sepakbola, Arsene Wenger juga aktif dalam dunia akademis. Ia meraih gelar master ekonomi dari Universitas Strasbourg dan ahli dalam beberpa bahasa asing yaitu Alsatian, Jerman, Inggris, Italia, Spanyol, dan Jepang. Oleh sebab itulah, ia hingga saat ini dijuluki ‘The Professor’.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional