Wartapost.com

Di Pasar Sayur Lebih Mahal, Ini Alasannya!

  • Reporter:
  • Kamis, 4 Agustus 2016 | 23:38
  • / 29 Syawal 1437
  • Dibaca : 154 kali
Di Pasar Sayur Lebih Mahal, Ini Alasannya!
Proses Panen Sayur

Wartapost.com – Saat ini harga sayur di pasar jah lebih mahal dari harga sayur yang dijual oleh para petani. Bahkan, harga jual sayur di pasar dapat meningkat berkali liat dari harga petaninya. Salah satu faktor yang sering dianggap sebagai penyebabnya adalah panjangnya rantai distribusi dari petani ke konsumen. Namun apakah hanya itu yang membuat harga sayur jadi jauh lebih mahal?

Darmin Nasution, Menteri Perekonomian berpendapat beda mengenai hal ini. Ia justru mengatakan kalau panjangnya proses distribusi sayur dari petani ke konsumen bukanlah faktor utama naiknya harga jual sayur di pasaran.

Hal ini terbukti dari uji coba yang dilakukan oleh Kementerian Perekonomian. Setelah melakukan uji coba dengan memangkas panjangnya proses distribusi bawang dari petani ke pasar hanya mengurangi sedikit harga jual di pasar sebesar Rp. 3.500.

Darmin mengatakan “Padahal, kalau kita lihat harga bawang di tingkat petani setelah sampai ke pedagang di Jakarta, perbedaan harganya bisa mencapai 100%. Artinya, panjangnya rantai distribusi tidak terlalu berkontribusi dalam tinggi harga jual.”

Lantas apa yang membuat harga sayur melambung tinggi di pasar?

Menteri Perekonomian itu menerangkan bahwa salah satu faktor terbesar adalah sistem pengiriman barang yang tidak baik mulai dari tempat produksi sampai dengan ke tempat pedagang di pasar.

“Dari petani, Sayur diangkut menggunakan mobil bak. Tidak ada penanganan khusus. Selain itu, diatasnya tidak jarang ada yang tidur sehingga 20 persen sayuran rusak sampai ke tempat pejualan.” 

Itulah salah satu penyebabnya, pedagang akan menghitung semua sayur baik yang bagus maupun yang rusak. Jadi, pedagang terpaksa menaikan harga untuk menutup biaya 20 persen sayur rusak tadi.

Faktor kedua adalah setelah mengantarkan sayur, adakah atau tidak barang yang diangkut oleh mobil bak. 

Sebagian besar mobil bak yang mengantarkan sayur ke pedagang mencari barang untuk diangkut saat pulang. Karena belum pasti mereka mendapat barang untuk dibawa pulang, mereka jadi mengitung biaya antar sayur menjadi dua kali lipat. Hal ini mereka lakukan untuk mengantisipasi jika tidak ada barang yang mereka angkut saat pulang. Itulah mengapa biaya angkut sayur menjadi mahal.

Menurut Darmin, dua faktor itulah yang menjadi penyebab utama harga sayur di pasar melonjak tinggi. Pedagang harus ikut membeli sayur yang rusak dan membayar biaya angkut pulang pergi mobil bak.

Dari dua faktor itu, kenaikan harga dari petani hingga ke pasar dapa naik hingga 60 persen. Tidak hanya sekedar rantai distribusi yang panjang.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional