Wartapost.com

Partai Pendukung Ahok Jalan Sendiri-sendiri, Pecah?

  • Reporter:
  • Senin, 26 September 2016 | 08:31
  • / 23 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 124 kali
Partai Pendukung Ahok Jalan Sendiri-sendiri, Pecah?
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputrie memakaikan Jas Partai kepada Ahok saat mendaftar sebagai Cagub di KPUD Jakarta beberapa waktu lalu

Wartapost.com – Ada yang tidak biasa saat pedaftaran calon gubernur dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di kantor Komisi Pemulihan Umum Daerah (KPUD) DKI beberapa waktu lalu. Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputrie ikut menemani pasangan Ahok-Djarot mendaftar dan memakaikan jas warna merah kepada Ahok.

Jika dilihat dari kacamata bahwa PDIP adalah satu-satunya partai pendukung Ahok-Djarot, maka hal tersebut wajar saja. Namun jika melihat bahwa tidak hanya PDIP yang mengusung Ahok bahkan jauh sebelumnya sudah mendeklarasikan dukungan yaitu NasDem, Golkar dan Hanura, maka apa yang dilakukan Megawati mengindikasikan hal yang berbeda. Apakah ada perpecahan diantara parpol pendukung Ahok? Apakah PDIP ingin ‘memiliki’ Ahok sendiri?

Hal tersebut menunjukkan sangat inginnya PDIP mendapat tempat tersendiri diantara para parpol pendukung lainnya. Bahkan, Hasto Kristiyanto Sekjen PDIP mengatakan rencana partainya untuk membentuk tim pemenangannya sendiri.

Parpol lain pengusung Ahok pun tidak tinggal diam melihat gerakan PDIP teruatama Golkar dan NasDem. Melalui Sekjen-nya, Golkar langsung mengingatkan PDIP bahwa tidak ada yang dominan diantara partai pengusung Ahok. Hal itu justru akan menimbulkan kontraproduktif bagi Ahok-Djarot yang hingga saat ini selalu unggul dalam berbagai survey.

“Yang harus dipahami PDIP, kemenangan Ahok-Djarot bisa dicapai bila rasa kebersamaan ada, kalau tidak ada kebersamaan, masing-masing partai ingin dominan ini kontraproduktif, tanpa kebersamaan pasangan Ahok-Djarot sulit dimenangkan, apalagi melihat pasangan lain cukup bagus,” ucap Idrus via Detik setelah menghadiri Rapat Pleno Pengurus DPD I Golkar Sulsel di Kantornya, Jalan Botolempangan, Makassar, Minggu (25/9/2016).

Anggota Partai NasDem pun berpendapat sama dengan Golkar, Taufiqulhadi mengatakan diantara partai pengusung Ahok harus melakukan sinergi guna meraih kesuksesan di Pilkada DKI 2017.

Menurutnya juga tidak masalah jika PDIP membentuk tim pemenangan sendiri. Namun, keempat partai pengusung Ahok-Djarot (PDIP, Golkar, Hanura dan NasDem) jangan sampai jalan sendiri-sendiri.

Dalam sebuah perbincangan, Taufiqulhadi mengatakan,”Tidak berjalan nafsi-nafsi (sendiri-sendiri). Jika berjalan bersama pasti lebih mudah memenangkannya (Ahok-Djarot). Jangan jalan sendiri-sendiri.”

Ia juga mengatakan bahwa yang terpenting adalah tidak ada kontraproduktif antar satu sama lain partai.

 

Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah adanya gesekan halus antar partai bisa berpengaruh terhadap proses pemenangan Ahok?

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional