Wartapost.com

Lima Musisi Ini Angkat Isu Sosial Politik Dalam Lagu-lagunya

  • Reporter:
  • Selasa, 27 September 2016 | 16:14
  • / 24 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 108 kali
Lima Musisi Ini Angkat Isu Sosial Politik Dalam Lagu-lagunya
Slank- Band Rock Papan Atas Indonesia Yang Kerap Membawakan Lagu Sosial dan Politik

Wartapost.com – Seorang musisi bisa menjadikan apapun untuk inspirasi karyanya. Tidak hanya berdasar pada jatuh cinta atau patah hati, sebuah karya juga bisa menjadi indah berdasarkan pada isu-isu sosial dan politik yang sedang terjadi. Dari situ lah seorang musisi dapat menyuarakan pendapatnya.

Di Indonesia, musisi cukup mendapatkan kebebasan dalam berkarya. Mereka bebas menyuarakan pendapat bahkan mengkritik penguasa lewat karyanya.

Namun, tidak semua musisi di Indonesia mau dan mampu mengangkat isu sosial dan politik. Beberapa musisi yang sukses mengangkat isu sosial dan politik di Indoensia adalah:

1. Slank

Terbentuk tahun 1983, Slank menjadi salah satu band rock papan atas Indonesia yang tidak hanya mengangkat isu cinta, namun juga melantunkan lagu-lagu sosial dan politik.

Salah satu album yang banyak berbicara sosial dan politik adalah Mata Hati Reformasi (1998). Album ini juga bertepatan dengan konflik politik yang terjadi pada tahun 1998. Saat itu bahkan album ini sempat terkena sensor pada rezim Soeharto.

Tahun 2008, Slank kembali membuat lagu sosial dan politik yang berjudul  Gosip Jalan. Lagu itu sengaja dibuat untuk mendukung lembaga negara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

2. Efek Rumah Kaca

Pada tahun 2001 band ini dibentuk dengan beranggotakan Cholil Mahmud (vocal/gitar), Adrian Yunan (vocal/bass), Akbar Bagus (drum) dan Poppie Airil (Bass). Band ini dalam satu album paling tidak ada satu lagu yang bercerita tentang isu sosial dan politik.

Beberapa lagu yang mengangkat isu politik karya band ini adalah Di Udara dan Debu-Debu Berterbangan dalam album Efek Rumah Kaca (2007). Dalam album Kamar Gelap (2008) beberapa lagu sosial dan politik adalah Kenakalan Remaja di Era Informatika, Mosi Tidak Percaya, Menjadi Indonesia, Banyak Asap dan Jangan Bakar Buku.

Akhir tahun lalu, Efek Rumah Kaca meluncurkan album ketiga mereka berjudul Sinestasia. Dalam album ini komplit terdapat lagu bermuatan isu politik, agama dan sosial.

3. Navicula

Band asal Bali yang bergenre grunge sangat peduli terhadap keadaan sekitar mereka. Lewat lagu-lagunya mereka berbicara tentang kepedulian lingkungan hidup dan satwa di Indonesia. Tidak hanya lewat lagu, Navicula juga kerap mengadakan diskusi yang bekerjasama dengan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).

Secara khusus, Navicula membuat lagu berjudul Harimau dan Orangutan untuk menyuarakan kepedulian mereka terhadapa ancaman kepunahan satwa dilindungi itu. Ada pula lagu Metropolutan yang mengkritik keadaan alam dan kota-kota besar yang semakin rusak.

4.Nosstress

Berasal dari Bali pula, band ini juga meyuarakan kepedulian mereka terhadap Pulau Bali. Mereka mengkritik lewat lagunya keadaan Bali yang semakin kotor dan tidak asri sebeb perilaku wisatawan yang tidak taat aturan.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Walaupun terdengar sederhana, lirik-lirik mereka cukup bermakna. Seperti yang disampaikan lewat lagu Ini Judulnya Belakangan, Hiruk Pikuk Denpasar dan Tanam Saja.

5. Superman Is Dead

Band yang dikenal dengan SID (Superman is Dead) ini berasal dari Bali dan bergenre punk rock. Walaupun selalu membawakan musik-musik ‘keras’, band yang digawangi Bobby (Gitar/Vox), Eka (Bass/Voc), dan Jrx (Drum) juga sangat perduli dengan isu-isu sosial dan lingkungan.

 

Sebagai contoh lagu yang mengangkat isu sosial dan politik Indonesia adalah Black Market Love (2006) dan Angels and the Outsiders (2010). Beberapa waktu terakhir, SID sedang gencar menyuarakan penolakan reklamasi Teluk Benoa.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional