Wartapost.com

Ini Alasan Nusron Wahid Sebut Ahok ‘Gendeng’

  • Reporter:
  • Minggu, 2 Oktober 2016 | 05:35
  • / 29 Djulhijjah 1437
  • Dibaca : 119 kali
Ini Alasan Nusron Wahid Sebut Ahok ‘Gendeng’
Nusron Wahid Sebut Warga Jakarta Membutuhkan Pemimpin 'Gendeng' Seperti Ahok.

Wartapost.com – Keberanian dan nyali Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sangat diperlukan untuk memimpin kota sekelas Jakarta. Hal ini dikatakan oleh Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia 1 dari Partai Golkar Nusron Wahid. Ucapan itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam diskusi yang diselenggarakan oleh relawan pendukung Ahok yang lebih sering dikenal sebagai Teman Ahok.

“Jakarta butuh manusia gendeng seperti Ahok. Mana ada yang sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) masih mau gusur,” ucapnya dala sebuah diskusi yang sekaligus peluncuran “Teman Ahok #TetaAhok”, Sabtu, 1 Oktober 2016 di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta.

Apa yang dikatakan Nusron itu menjelaskan bahwa walaupun Ahok telah mendaftar sebagai calon gubernur yang akan bertarung di Pilkada 2017, ia tetap bekerja layaknya hari biasanya. Menurut Nusron, pada umumnya calon gubernur akan bersikap manis-manis di depan warganya untuk menarik simpati dan dukungan menjelang Pilkada dilaksanakan.

“D mana-mana sebelum Pilkada, (cagub) tebar pesona. Buktinya, AHok gusur-gusur, ini yang bikin pening kita kita-kita yang dukung dia,” ucap Nusron, diiringa tawa para audien diskusi itu.

Selanjutnya, Nusron juga menyatakan bahwa pola kepemimpinan Ahok saat ini hampir sama dengan apa yang dilakukan oleh Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Nusron menganggap karakter seperi Gus Dur dan Ahok lah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Nusron menceritakan dulu ketika mendukung Gus Dur, dirinya sering dibuat bingung atas perilaku Gus Dur yang sering nyleneh tiap kali selesai salat Jumat.

Sebelumnya Nusron sempat bersikeras ingin menjadi tim pemenangan Ahok-Djarot. Ia menilai Jakarta saat ini sangat membutuhkan sosok seperti Ahok, bukan pemimpin yang hanya mengumbar visi dan misi. “Untuk apa pemimpin yang seminaris, pintar kata-kata, atau yang ganteng lenggak-lenggok begitu? Saya bela Ahok karena nyali dia,” katanya.

Mengenai apa yang digagas oleh Teman Ahok, Nusron sangat mendukungnya. Semboyan baru #TetapAhok diyakini selain geraka partisipan juga dapat menggalang dana.

Para partisipan pendukung Ahok (Teman Ahok) juga telah merubah atau memperbaharui situs remsi mereka. Sebelumnya, situs ini bergerak untuk menggalang KTP warga untuk mendukung Ahok maju sebagai calon independent, sudah berubah menjadi situs pemenangan resmi Ahok bersama pasangannya Djarot Saiful Hidayat.

Aditya Yogi Prabowo yang merupakan Ketua Teman Ahok dalam membuka diskusi tersebut membantah bahwa pihaknya telah vakum. Walaupun dirinya mengakui bahwa setelah Ahok memutuskan untuk maju melalui jalur parti aktifitas situs ini memang menurun. Pasangan inkumben Ahok-Djarot diusung oleh empat partai yaitu PDIP, Golkar, Hanura dan NasDem.

 

Aditya mengatakan pihaknya akan tetap menjalin simpul-simpul relawan hingga Ahok-Djarot menang dan kembali memimpin Jakarta. 

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional