Wartapost.com

Cukai Naik, Berapa Kenaikan Harga Rokok Sampoerna?

  • Reporter:
  • Senin, 3 Oktober 2016 | 08:18
  • / 1 Muharram 1438
  • Dibaca : 155 kali
Cukai Naik, Berapa Kenaikan Harga Rokok Sampoerna?

Wartapost.com –  Pemerintah mulai untuk menaikkan tarif cukai sebesar 0%  dan 13,46% untuk jenis hasil tembakau Sigaret Putih Mesin (SPM) untuk hasil tembakau Sigaret Kretek Tangan (SKT) golongan IIIB. Rencana ini akan diterapkan mulai pada tahun depan.

 

Selain itu, kenaikan rata-rata tertimbang sebesar 10,54% dan kenaikan harga jual eceran (HJE) dengan rata-rata sebesar 12,26% juga di tahun depan.

 

Menanggapi hal tersebut, Direktur PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), Yos Adiguna Ginting, menyatakan harga jual produk rokoknya akan naik, tapi tidak terlalu tinggi.

 

“Tentu jangan tinggi-tinggi. Jadi sesuai kenaikan daya beli masyarakat,” katanya, ditemui di Gedung BEI, Senin (3/9/2016).

 

Menurutnya, harga produk rokok harus mengikuti daya beli masyarakat. Sebab jika tidak mengikuti daya beli, maka berpotensi marak rokok ilegal.

 

“Rokok beda dengan lain, karena sektor ini memiliki dua karakteristik. Satu, penyerapan tenaga kerja terbesar. Kedua, kontribusi penerimaan negara besar. Rumusannya harus pas. Kalau nggak, cukai sebagai pengendali konsumsi mereka lari ke rokok ilegal yang tidak membayar cukai,” jelasnya.

 

Ia juga belum bisa memastikan besaran harga baru produk rokok Sampoerna. Terlebih dahulu, ia akan menunggu detil tarifnya.

 

“Jadi kita tunggu sampai angka keluar, karena struktur cukai cukup kompleks. Ada 12 strata, kita tunggu sampai angka keluar banderolnya berapa baru kita bisa lebih,” ujarnya.

 

Secara umum, kata Yos, sektor rokok ini sangat penting buat Indonesia baik penerimaan negara, ataupun penyerapan tenaga kerja. Maka dari

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Lanjut Baca → 1 2

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional