Wartapost.com

LSI : Ahok Bisa Kalah, Berikut Analisanya!

  • Reporter:
  • Rabu, 5 Oktober 2016 | 05:45
  • / 3 Muharram 1438
  • Dibaca : 149 kali
LSI : Ahok Bisa Kalah, Berikut Analisanya!
Sesaat sebelum pemeriksaan kesehatan, ketiga pasangan calon menyempatkan diri utuk foto bersama atau wefie

WARTAPOST.com – Berdasarkan pada rilis hasil survey terbaru oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang baru dilakukan terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, pasangan petahana gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat bisa saja atau memiliki potensi kalah.

Dikatakan oleh peneliti senior LSI, Adjie Alfaraby pada konferensi pers (4/10) bahwa tingkat kepercayaan masyarakat kepada Ahok sejak Maret hingga awal Oktober sudah turun 28 persen. Sementara tingkat kepercayaan masyarakat kepada pasangan lainnya secara perlahan terus naik.

Adjie menjelaskan bahwa hasil survey terbaru LSI menunjukkan bahwa tingkat elektabilitas masyarakat kepada Ahok saat ini turun menjadi 31,4 persen, padahal pada Maret lalu tingkat elektabilitas Ahok mencapai 71,3 persen. Hanya kurun beberapa bulan dari Maret hingga September elektabilitas Ahok tiba-tiba turun 28 persen.

Disaat elektabilitas Ahok turun, pasangan calon lain yakni Anies Baswedan-Sandiaga Uno justru semakin baik di mata masyarakat. Tingkat elektabilitasnya hanya berjarak 10 persen dari Ahok-Djarot, yaitu 21,1 persen. Sedangkan pasangan satunya lagi, Agus Yudhoyono-Sylviana murni masih terus membangun kepercayaan masyarakat yang saat ini sudah mencapai 19,3 persen atau selisih 12 persen dengan Ahok.

Menurutnya, sebagai pasangan incumbent kemerosotan elektabilitas atau tingkat kepercayaan masyarakat kepada Ahok-Djarot sangat berbahaya dan berpotensi besar kalah. Walaupun saat ini, Ahok-Djarot masih unggul dengan pasangan lainnya, tim pemenangan seharusnya memperhatikan hal ini. Menurut Adjie, berdasarkan pengalaman LSI, jarak aman elektabilitas pasangan petahana bisa menang dalam pemilihan kepala daerah dengan lawannya adalah paling sedikit 20 persen.

Dalam menyelenggarakan survey ini LSI menggunakan metode standar yaitu Multistage Random Smpling  dengan margin error 4,8 persen. Survei ini dilakukan pada 26 September 2016 , yakni sehari setelah pasangan calon mendaftarkan diri ke KPUD DKI Jakarta hingga 30 September 2016 lalu. 

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional