Wartapost.com

Inilah Pesawat Antariksa Kapasitas Jumbo Made in China

  • Reporter:
  • Jumat, 7 Oktober 2016 | 12:28
  • / 5 Muharram 1438
  • Dibaca : 194 kali
Inilah Pesawat Antariksa Kapasitas Jumbo Made in China
Ilustrasi Pesawat Luar Angkasa Buatan China

WARTAPOST.com – Tidak mau ketinggalan dalam persaingan dunia antariksa, saat ini dikabarkan salah satu perusahaan asal China sedang dalam proses perakitan pesawat antariksa berukuran besar. Pesawat itu rencananya mampu menampung sebanyak 20 penumpang.

Hadirnya China dalam pengembangan pesawat antariksa semakin mengindikasikan ketatnya persaingan dunia angkasa luar saat ini. Pengembagan-pengembangan pesawat saat mengarah pada misi wisata luar angkasa yang booming beberapa tahun terakhir.

Perusahaan teknologi yang berada dibawah naungan pemerintah China, China Academy of Launch Vehicle Technologi disebut-sebut sebagai pihak yang siap untuk merancang pesawat luar angkasa lengkap dengan mesin roketnya.

Paparan proyek ini disampaikan oleh salah seorang ilmuan rket asal China Lui Haiquan dalam acara International Austronouticl Congress di Guadalajara, Meksiko beberapa waktu lalu. Berita dipublikasikan oleh situs New Scientist.

Berdasarkan pada paparan Haiquang, pesawat ini memang dirancang untuk mampu menampung awak penumpang dengan jumlah lebih banyak.

Seperti yang diucapkan oleh pimpinan tim Han Pengxin, saat ini tahap uji coba darat sudah dalam proses perampungan. Ia berharap dalam dua tahun uji coba penerbangan pesawat ini akan selesai seutuhnya.

Rencananya, penerbangan pesawat komersil ini akan dilaksanakan pada 2020. Dikatakan juga oleh Pengxin, untuk biaya setiap satu kursinya dipatok harga sebesar US$200 ribu hingga US$250 atau sekitar Rp2,5 miliar-Rp3,2 miliar.

Proyek Yang Diragukan

Obsesi untuk bisa menerbangkan manusia ke luar angkasa telah direncanakan oleh banyak perusahaan. Dua diantaranya adalah perusahaan yang dipimin leh Richard Branso, Virgin Galatic dan Perusahaan milik CEO Amazon, Blue Origin.

Saat ini SpaceShipTwo milik Virgin dikatakan telah mampu menampung 6 awak ke luar angkasa. Begitu pula Blue Origiin dengan pesawatnya New Shepard.

Apa yang diterapkan oleh Virgin ternyata berbeda dengan apa yanga akan digunakan oleh pesawat buatan China itu.

SpaceShipTwo diluncurkan tidak seperti pesawat antariksa lain. Untuk mencapai sub-orbit, pesawat ini menggunakan bantuan kapal udara bermesin empat hingga ketinggian tertentu.

Pengxin mengatakan untuk pesawat buatan China sebenarnya telah dua buah model pesawat yang berbeda. Yang pertama adalah pesawat dengan model berat 100 ton yang mampu membawa 10 penumpang ke ketinggian 100 kilometer.

Untuk model kedua yaitu pesawat dengan berat 100 ton yang mampu membawa 20 awak penumpang hingga ketinggian 130 kilometer.

Keunggulan dari dua pesawat ini adalah mampu kembali lagi ke bumi atau bersifat reusable.

Di sisi lain, dua pesawat ini mendapat kritikan keras dari Roger Launius, peneliti dari National Air dan Space Museum di Washington DC, Amerika Serikat.

“Ini proyek yang sangat menarik,” kata Launius.

Walaupun begitu, Launius mengatakan pesawat ini masih kurang dalam hal rincian teknisnya yang lebih penting.

 

Launius megatakan memang lebih mudah menggambarkan ilustrasi dan berbicara soal kemungkinan daripada harus memikirkan bagaimana potensi pesawat itu bisa benar-benar terbang.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional