Wartapost.com

‘Paksa’ Karyawan Laki-laki Hengkang Dari Perusahaan, CEO Yahoo Digugat

  • Reporter:
  • Selasa, 11 Oktober 2016 | 08:58
  • / 9 Muharram 1438
  • Dibaca : 104 kali
‘Paksa’ Karyawan Laki-laki Hengkang Dari Perusahaan, CEO Yahoo Digugat
CEO Yahoo, Marissa Mayer.

WARTAPOST.com – Satu masalah lagi menghampiri Yahoo, salah satu mantan karyawannya telah melaporkan terkait adanya kejanggalan sistem yang diterapkan di perusahaan. Sebelum masalah ini muncul, Yahoo juga sempat menjadi buah bibir sebab kasus peretasan 500 juta akun.

Laporan ini ditulis oleh salah satu mantan petinggi perusahaan informatika itu bernama Scott Ard. Dalam gugatannya kepada CEO Yahoo Marissa Mayer, ia menulis adanya ‘pemaksaan’ pengunduran diri kepada karyawan laki-laki.

Diberitkan oleh The Mercury News, salah satu tuduhan yang dilakukan Mayer adalah pemberlakuan system penilaian kinerja yang ujungnya adalah memecat karyawan laki-laki dalam jumlah tidak sedikit.

“Dengan menggunakan system rating untuk membuat penilaian performa karyawan, Mayer telah mendorong pengakomodasian manajemen yang subjektif. Penilaian ini bagi karyawan laki-laki menjadi sangat merugikan karena terkesan subjektif dan bias,” tulis Scott dalam gugatannya.

Tidak hanya itu, Scott juga menganggap illegal seluruh aksi PHK besar-besaran terhadap karyawan laki-laki karena hanya merujuk pada system penilaian yang dibuat sebjektif oleh Mayers.

Di lain sisi, Carolyn Clark, juru bicara Yahoo membatah isu penilaian performa dan pemecatan yang digugatkan oleh Scott.  Ia mengatakan, hingga saat ini perusahaan telah menggunakan system yang adil terhdap seluruh karyawan tanpa mempermasalhkan gender.

“Didukung oleh CEO kami, saat ini Yahoo fokus untuk memperkerjakan karyawan dengan latar belakang yang berbeda. Oleh sebab itu, tuduhan itu sungguh tidak bermanfaat.” Ucap Clark.

Clark juga mengtakan bahwa system penilaian performa telah dilakukan terhadap seluruh karyawan di semua level tanpa terkecuali. Hal ini dimaksudkan untuk selalu memberikan penilaian secar objektif kepada semua karyawan.

Sebelum dipecat, Scott telah bekerja kepada Yahoo selama 3,5 tahun. Jabatan terakhir yang ia tempati adalah sebagai pimpinan redaksi untuk Yahoo Business Journal. Pada Juni 2014, sebelum resmid dipecat, dirinya telah mendapatkan kabar bahwa posisi dan tanggung jawabnya telah digantikan oleh seorang perempuan.

 

Hingga pada Januari 2015, ia mendapat pemberitahuan lewat telepon bahwa dirinya dipecat sebab alasan performa kinerjanya dianggap tidak memuaskan. 

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional