Wartapost.com

Samsung: Berhenti dan Matikan Galaxy Note 7

  • Reporter:
  • Selasa, 11 Oktober 2016 | 09:36
  • / 9 Muharram 1438
  • Dibaca : 105 kali
Samsung: Berhenti dan Matikan Galaxy Note 7
Banyaknya Insiden Galaxy Note 7 Meledak, Samsung Himabu Pengguna Matikan dan Berhenti Gunakan Ponsel Pintar Itu.

WARTAPOST.com – Insiden terbakar hingga meledaknya ponsel terbaru Galaxy Note 7 terus dilaporkan. Ponsel yang telah dipasarkan secara global bahkan sudah diberikan versi penggantinya itu oleh Samsung dihimbau kepada para konsumen untuk berhenti mengoperasikannya.

Insiden terbakar dan meledaknya Samsung Galaxy Note 7 itu dilaporkan dari berbagai negara. Laporan yang sempat menghebohkan adalah ketika Galaxy Note 7 milik Brian Green asal Indiana, Amerika  yang mengeluarkan asap saat dirinya berada di sebuah maskapai penerbangan, Southwest Airlines pada 5 Oktober 2016 lalu. Padahal dia telah mengatakan bahwa ponselnya adalah edisi terbaru yang ia tukar pada 7 September 2016 di toko AT&T.

Mendengar adanya insiden Galaxy Note 7 terbakar, pihak maskapai lalu melakukan eavakuasi kepada semua penupang.

Tidak hanya itu, satu kasus juga terjadi di Taiwan. Pengguna Galaxy Note 7 bernama Lai melaporkan bahwa ponselnya terbakar ketiak ia taruh di saku celana belakang saat ia berjalan di taman.

Setelah itu ada pula laporan bahwa seorang anak berusia 13 tahun terkena luka bakar di jari tangannya saat Galaxy Note 7 yang ia gunakan tiba-tiba terbakar.

Kasus paling baru yang dilaporkan adalah sebuah keluarga di Houston, Amerika Serikat mendapati Galaxy Note 7 pengganti milik salah satu anggota keluarga  terbakar di meja makan.

Menanggapi insiden yang masih saja terjadi kepada Galaxy Note 7 pengganti, perusahaan teknologi raksasa dari Korea Selatan itu akhirnya memberikan himbauan kepada pengguna Galxy Note 7 melalui situs resminya.

Dalam himbauan yang ditulis Samsung pada 11 Oktober ditulis, “Konsumen yang menggunakan Galaxy Note 7 awal maupun penggantinya harus mematikan perangkat itu dan berhenti menggunakannya.”

Sementara itum Samsung juga menulis bahwa pihaknya kan tetap berkomitmen dalam mengambil langkah tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dnegan pihak regulator.

Untuk menginvestigasi laporan insiden-insiden itu, Samsung mengaku telah menggandeng pihak pemerintah yang berwenang.

“Keselamatan konsumen adalah prioritas utama kami, kami akan meminta perusahaan operator dan mitra ritel global untuk menghentikan penjualan dan penukaran Galaxy Note 7 selama investigasi masih berlanjut,” tambahnya.

Setelah masih banyaknya laporan insiden terbakarnya baterai Galaxy Note 7 bahkan di edisi penggantinya juga, tercatat sudah ada dua perusahaan asal Amerika Serikat yang menyatakan berhenti menjual dan menukar ponsel pintar Galaxy Note 7 sejak awal bulan Oktober ini , mereka adalah  AT&T dan T-Mobile.

 

Sebelum Samsung merilis pernyataan resmi ini, salah satu kantor berita di Korea Selatan, Yonhap telah memberitakan bahwa Samsung bakal menghentikan produksi Galaxu Note 7 untuk sementara. Hal ini dilakuakan Samsung sebab insiden-insiden meledaknya ponsel terbaru Galaxy Note 7 yang membahayakan pengguna bahkan harus ada yang dilarikan ke rumah sakit.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional