Wartapost.com

Agus Yudhoyono Tak Mau Berikan Janji dan Hindari Kontrak Politik

  • Reporter:
  • Selasa, 11 Oktober 2016 | 10:14
  • / 9 Muharram 1438
  • Dibaca : 115 kali
Agus Yudhoyono Tak Mau Berikan Janji dan Hindari Kontrak Politik
Agus Yudhoyono Menganggap Kontrak Politik Seharusnya Diberikan Ketika Sudah Resmi Menang Pilkada DKI 2017.

WARTAPOST.com – Menjelang masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017, para bakal pasangan calon sedang gencar-gencarnya ‘tebar pesona’ untuk menarik simpati masyarakat. Salah satunya adalah yang dilakukan bakal calon gubernur Anies Baswedan. Ia membuat kontrak kepada masyarakat yang akan ia realisasikan ketika dirinya menang di Pilkada nanti. Berbeda dengan Agus Yudhoyono, bakal calon yang diusung poros politik Cikeas. Putar Sulung Presiden RI ke-6 itu justru menghindari janji-janji semacam itu.

Menurut Agus, kontrak politik seharusnya dilakukan ketika para calon kepala derah sudah resmi menang di daerah masing-masing.

Saat ditemui di Rusunawa Sindang, Selasa (11/10) Agus mengatakan, “Saya sangat menghindari janji-janji yang berbentuk kontrak politik.”

Kontrak politik seharusnya diberikan kepada seluruh warga, bukan kepada satu golongan atau wilayah saja. Menurut Agus, ia justru khawatir jika kontrak politik yang hanya direalisasikan di satu wilayah saja, nantinya akan bertabrakan dengan realisasi kontrak di wilayah lain.

Oleh sebab itu, sebelum dirinya benar-benar terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta, ia tidak akan menandatangami satu pun kontrak politik. Jika nantinya ia menang di Pilkada, barulah ia berani berikan tanda tangan.

“Kontrak politik itu dilakukan pada saat dia (pemenang pilkada) sudah dilantik dan diambil sumpanya,” tegas Agus.

Agus bahkan berkali-kali memberikan penegasan bahwa masalah di Jakarta tidak bisa selesai jika dilihat secara terpisah. Ia menganggap masalah di Jakarta harus ditangani secara utuh sebab kompleksnya masalah yang ada.

“Seluruh masalah yang ada di Jakarta begitu rumit, sebab itu harus dipandang secara utuh. Jika ditanggapi sepotong-sepotong maka permasalahan itu tidak akan selesai,” ucap Agus.

Akhir pekan lalu (2/10), Anies Baswedan mengunjungi warga Tanah Merah, Rawa Badak, Jakarta Utara. Anies memeberikan tanda tangan  kontrak politik dalam kunjungannya itu. Salah satu poin yang tertera dalam kontrak itu adalah, dirinya jika terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, akan melegalilasi kampung yang selama ini diaggap illegal oleh pemerintah.

Pada Pilkada DKI 2017 nanti, Anies Baswedan, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu akan berpasangan dengan pengusaha Sandiaga Uno. Pasangan ini diusung oleh dua partai, yaitu Gerindra dan PKS.

Mengenai kunjungannya itu, Anies mengatakan bahwa apa yang ia lakukan adalah jawaban dari kunjungan yang dilakukan warga setempat pada 22 September lalu ke kediamannya sebelum ia resmi mendaftar sebagai bakal calon gubernur.

 

“Hari ini saya membalas kunjungan dari teman-teman dari Tanah Merah, waktu itu tepatnya hari Kamis, mereka datang ke rumah sebelum saya maju menjadi calon,” ucap Anies dikutip dari Detik.com.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional