Wartapost.com

Hanya Sebulan, 30 Lagu Dibuat Untuk ‘Serang’ Donald Trump

  • Reporter:
  • Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:16
  • / 9 Muharram 1438
  • Dibaca : 133 kali
Hanya Sebulan, 30 Lagu Dibuat Untuk ‘Serang’ Donald Trump
Donald Trump, Caon Presiden Amerika dari Partai Republik.

WARTAPOST.com – Penolakan terhadap calon presiden Amerika dari Partai Republik, Donald Trump kian meluas, terutama di kalangan sebriti Hollywood. Bahkan beberapa artis Hollywood secara terang-terangan mengungkapkan sikap ketidaksetujuannya kepada Trump.

Sempat ramai sebelumnya, sebagian besar anggota Avengers menyatakan perlawanan dengan membuat video, saat ini ganti 30 musisi Amerika Serikat berkumpul untuk menyatakan perlawanan terhadap miliuner property itu lewat lagu.

Bukan camu satu lagu, para musisi itu merencanakan sebuah program 30 lagu dalam 30 hari. Dalam program itu, satu dari 30 artis itu merilis satu lagu kampanye penolakan terhadap Trump setiap harinya. Bertajuk ’30 Days, 30 Songs’, proyek itu dibuka dengan lagu Million Dollar Loan yang diciptakan oleh salah satu band rock alternative, Death Cab For Cuite.

Lagu pertama proyek ’30 Days, 30 Songs’ itu dirilis pada Senin (10/10) pagi. Sengaja atau tidak, perilisan lagu ini bertepatan dengan debat dua capres; Donald Trump dan Hillary Clinton pada malam harinya. Selanjutnya, setiap lagu dari 30 musisi akan sama, yaitu dirilis pukul 09.00 waktu Amerika Serikat atau pukul 20.00 WIB.

Tidak hanya Death Cab For Cutie, beberapa musisi lain yang turut serta dalam proyek ini adalah anggota band rock My Morning Jacket Jim James, penyanyi rock Aimee Mann, Clipping, dan anggota band Thao and the Get Down Stay Down Thao Nguyen.

Ben Gibbard, vokalis sekaligus gitaris Death Cab For Cutie menceritakan bahwa lirik lagu Million Dollar Loan mebicarakan tentang ‘ketulian’ Trump saat ia menjadi nominasi Partai Republik.

Diberitakan CNNIndonesia.com dikutip dari NME, Ben menyatakan “Saat berkampanye di New Hampshire tahun lalu, dia menceritakan bahwa dirinya berhasil membentuk kesuksesan yang ia raih sebab mengklaim dirinya membangun kekayaan dari pinjaman uang satu juta dolar dari ayahnya. Bukan hanya mengatakan sesuatu yang tidak benar, hal tersebut merupakan satu hal yang kurang ajar. Sangat menjijikan buat saya.”

Ben menambahkan, “Berulang kali, Donald Trump telah menunjukkan bahwa dirinya tidak layak mendapat tanggung jawab dan kehormatan menjadi calon presiden AS, dan tidak dalam suatu cara atau bentuk apapun untuk mewakili apa yang benar-benar ingin diperbuat negara ini. Dia berada di bawah kita.”

“Sebagai seniman, kami bersatu dalam keinginan untuk beraksi melawan kampanye Donald Trump yang membodohi, memecah belah, dan penuh kebencian. Dengan berbagai retorika Trump, kami tidak akan tertipu, baik melalui bualan, kebohongan, dan harapan palsunya,” tulis para musisi di situs resminya ’30 Days, 30 Songs’.

“Dia menunjukkan karakternya dari waktu ke waktu, dan fakta dari pencalonannya yang merupakan kerugian bagi negara ini,” lanjut para musisi itu.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Dikatakan juga, para musisi itu mengatakan bahwa Trum sering memberikan pernyataan kebencian dan merayakan ketidakadilan. “Yang paling mengganggu adalah, sepanjang tahun lalu, dengan banyaknya kekejian dari retorika yang ia berikan, negra ini jadi terbiasa dengan hal itu. Terutama berbagai serangan yang ia lontarkan kepada para wanita, orang Meksiko-Amerika, para muslim, dan orang-orang tunadaksa.”

 

Untuk mendapatkan karya-karya dari proyek ’30 Days, 30 Songs’, masyarakat bisa membelinya di iTunes. Dana yang mereka dapat nantinya akan disumbangkan kepada Center for Popular Democracy dan untuk memberikan dukungan kepada Universal Voter Registration in America.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional