Wartapost.com

Sukses Bisnis Hijab, Dara Cantik Ini Bermodal Uang Jajan

  • Reporter:
  • Sabtu, 6 Agustus 2016 | 18:39
  • / 2 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 137 kali
Sukses Bisnis Hijab, Dara Cantik Ini Bermodal Uang Jajan
Intan Hapsari menerima bantuan Wirausaha Pemula dari Kementerian Koperasi dan UKM

Wartapost.com – Cantik, Cerdas dan Sukses, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan sosok perempuan muda Intan Hapsari (23). Ia berhasil membangun bisnis hijabnya yang ia beri nama ‘Agniya’ sejak dari bangku kuliah hingga saat ini. Walaupun masih dalam usia yang cukup muda, bisnis miliknya kini tengah laris diburu para konsumen.

Intan yang awalnya kuliah di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten dan kini telah merampungkan pendidikannya beberapa waktu lalu itu memulai bisnis sejak berada di semester lima sekitar tahun 2013. Ia mengaku bermodal awal dari pemberian uang jajan dari orang tuanya sebesar Rp.500.000.

Dengan uang jajan tersebut ia lalu belanjakan untuk membeli hijab dari Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari hasil ‘kulakan’-nya itu, Intan lalu menawarkannya kepada teman-teman kuliahnya.

“Dulu awalnya saya it dikasih uang jajan bulanan sama ibu. Waktu awal bulan, uang itu cukup banyak. Kemudian saya berpikir bagaimana cara memutar uang itu.”

Saat awal berjualan, seperti halnya perempuan muda lainnya, ia harus melawan rasa gengsi yang ia alami.

“Awalnya gengsi, harus beberapa kali untuk melawannya. Saya berpikir ‘ih ngapain jualan, emang nggak maulu bawa-bawa tas isinya jilbab lalu ketemuan sama pembeli? Dikira orang gak punya uang, paling berapa untungnya.” Jelas intan saat pertama berjualan.

Namun akhirnya Intan berhasil menyingkirkan rasa gengsi yang menderanya itu. Ia justru menyikapi apa yang ia lakukan dengan ‘enjoy’.

Ia menjelaskan kalu nama ‘Agniya’ ia pilih dari salah satu Asmaul Husna al-ghaniyu yang artinya Maha Kaya. Ia percaya dengan kata guru ngajinya yang mengatakan bahwa nama adalah doa. Untuk itu ia menggunakan kata ‘Agniya’ untuk berharap kesuksesan akan bisnisnya.

Tak hanya jualan hijab, perempuan kelahiran Jakarta, 13 Mei 1993 itu juga pernah berjualan pakain impor bekas yang ia dapatkan dari Pasar Senen. Walaupun usaha ini lebih menghasilkan banyak keuntungan, Intan lebih memilih untuk focus mengurusi bisnis hijabnya.

Mengenai jualan pakaian bekas itu, ia mengatakan bisa dapat untung 5 juta dalam seminggu. Ia hanya membeli pakain bekas lalu di laudry kemudian dijual.

Bisnis Intan mulai dapat berkembang pesat setelah mendapat bantuan dari program Wirausaha Pemula (WP) yang diselenggarakan oleh Kementrian Koperasi dan UKM.

Berbekal informasi dan dukungan dari sang kakak, Intan lalu ikut dalam program tersebut. Hasilnya pun seperti yang ia inginkan. Ia lolos seleksi proposal bisnis Wirausaha Muda dan berhak mendapat bantuan dana dari Kementrian Koperasi dan UKM. Ia mengaku mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 14 juta guna mengembangkan bisnisnya.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Dari dana bantuan itu, Intan yang semula berbelanja barang jadi dari pasar saat telah berani melakukan produksi sendiri. Ia membeli bahan hijab dari Bandung dengan cara bekerjasama dengan beberapa penjahit. Dalam seminggu, Intan dapat melakukan produksi sebanyak dua kali. Dari situ ia menghasilkan sekitar 600-700 hijab dalam sebulan.

Bagaimana dengan omsetnya? Intan mengatakan bahwa bisnisnya dalam sebulan rata-rata mencapai omset sebesar Rp 5 juta samai Rp 7 juta. Walaupun begitu ia menegaskan bahwa uang bukan segalanya. Ia menjelaskan bahwa dalam berbisnis adalah bagaimana kita dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

 

Saat ini Intan menjual produknya melalui online secara langsung maupun reseller. Intan sudah bekerjasama dengan sebanyak 25 reseller dari berbagai kota seperti Cilegon, Rangkasbitung, Serang, Bekasi, Bogor, Serpong bahkan sampai Pontianak.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional