Wartapost.com

Mungkin Hanya di India, Menikah dengan Pohon Pisang

  • Reporter:
  • Sabtu, 15 Oktober 2016 | 10:12
  • / 13 Muharram 1438
  • Dibaca : 138 kali
Mungkin Hanya di India, Menikah dengan Pohon Pisang

WARTAPOST.com – Setiap negara memiliki tradisi pernikahan sendiri, kalo di Indonesia nikah ada yang menggunakan adat Jawa, Padang, Bugis dan lain-lain dan itu dilakukan dengan semestinya, tetapi berbeda dengan tradisi yang satu ini cuma ada di India, pengantin wanita harus menikahi pohon pisang!

Situs CNN Travel seperti ditengok detikTravel, Senin (10/10/2016) pernah melansir tradisi-tradisi suku yang dinilai unik. Nama India pun masuk dalam daftarnya, yang setidaknya punya dua tradisi unik yakni menyusui rusa dan menikahi pohon pisang.

Kita bahas yang kedua, menikahi pohon pisang. Inilah tradisi kuno yang dilakukan masyrakat India, yang masih dilakukan hingga kini. Biasanya di wilayah-wilayah pedesaan bukan di kota-kota besar, yang paling banyak ditemui di sekitar Sungai Kaveri.

Menikah dengan pohon pisang, merupakan rangkaian acara dari pernikahan antara pria dan wanita. Jadi setelah kedua calon pengantin sudah sepakat dengan tanggal dan hari pernikahan, lantas dihitunglah tanggal lahir mereka dengan ilmu astrologi (namanya Astrologi Mangliks).

popisang2

Tanggal lahir kedua pengantin dihitung berdasarkan urutan planet di Tata Surya. Misalnya setelah dihitung, ternyata wanitanya Mars dan prianya Saturnus maka artinya bisa terkena kutukan sial. Kutukannya seperti rumah tangga tak harmonis, perceraian dan sang pria akan meninggal dini.

Untuk menghindari kutukan itu, disiapkanlah pohon pisang. Calon pengantin wanita akan duduk di sebelah pohon pisang. Lalu ketua adat atau orang yang dituakan, akan menikahi keduanya dengan khidmat.

 

popisang3

Pengantin wanita lantas memeluk pohon pisang layaknya suaminya sendiri. Setelah dipeluk, diyakini nasib-nasib sial akan pindah ke pohon pisang tersebut dan langsung ditebang sebagai simbolisasi untuk menghilangkan kutukan. Kemudian, calon pengantin wanita itu dapat menikahi sang pria untuk mengikat janji suci selamanya.

Namun kini, tradisi menikahi pohon pisang memunculkan pro dan kontra. Satu sisi dinilai menjaga nilai budaya, sisi lainnya dinilai merendahkan martabat perempua.

sumber: detik.com

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional