Wartapost.com

Tak Puas, Eko Yuli Irawan Sumbang Medali Perak Kedua di Olimpiade

  • Reporter:
  • Selasa, 9 Agustus 2016 | 08:00
  • / 5 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 115 kali
Tak Puas, Eko Yuli Irawan Sumbang Medali Perak Kedua di Olimpiade
Eko Yuli Irawan Olimpiade Rio 2016 Angkat Berat Kelas 62 Kg

Wartapost.com – Cabang angkat besi kembali memberikan sumbangsihnya dalam ajang Olimpiade Rio 2016. Setelah dua hari lalu lifter puteri Sri Wahyuni memperoleh medali perak di kelas 48 kg puteri, hari ini lifter putera andalan tanah air, Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali perak di ajang angkat berat kelas 62 kg putera.

Eko berhasil mencatatkan total angkatan seberat 312 kg pada Selasa (9/8) pagi WIB di Riocentro Pavilion 2, Rio de Janeiro, Brasil. Catatan ini mengalahkan peraih medali perunggu lifter dari Kazakhstan, Farkhad Kharaki yang memperoleh total angkatan seberat 305 kg. Sedangkan Eko harus mengakui kekuatan lifter asal Kolombia, Oscar Albeiro Figueroa Masquera yang berhasil merah medali emas dengan total angkatan seberat 318 kg.

Total catatan 312 kg yang diraih Eko berasal dari 142 kg angkatan Snatch dan pada angkatan clean and jerk, pemuda usia 27 tahun itu mampu mengangkat berat 170 kg. Sedangkan  Masquera yang meraih catatan lebih tinggi 318 kg berasal dari 142 kg pada snatch dan 176 pada clean and jerk. Sementara juara ketiga Kharaki hanya mampu mengangkat 135 kg pada snatch dan 170 kg pada clean and jerk.

Pada kelas 62 kg, Indonesia sebenarnya mewakilkan dua kontinguen untuk bertanding. Sayangnya, lifter kedua, Muhammad Hasbi hanya mampu mencatatkan total angkatan seberat 290 kg. Hal ini hanya membuat Hasbi menempati posisi ketujuh di Olimpiade Rio 2016.

Medali perak yang didapatkannya kali ini sebenarnya tidak membuat lifter ini puas. Pasalnya, Eko yang telah mengoleksi dua medali Olimpiade itu sebanarnya menargetkan emas pada ajang ini. Sebelumnya, Eko meraih medali perunggu pada Olimpiade London tahun 2012 dan meraih medali perunggu pula pada Olimpiade 2008 di Beijing. Hal ini juga dikatakan oleh pelatihnya, Dirdja.

“Kondisi Eko saat ini kecewa karena dia ingin pada Olimpiade ketiganya ini ia dapat meraih emas. Hanya saja, ia sudah berusaha maksimal.”

Menurut Dirdja, penampilan Eko pada Olimpiade ini bukanlah penampilan terbaiknya. Ia yakin sebanrnya Eko dapat melakukan yang lebih baik.

“Sedikit kecewa dengan hasil ini karena sebenarnya Eko masih bisa mengejar angka di bagian snatch, karena di bagian clean and jerk kami yakin ia bisa. Sayangnya pada saat angkatan snatch yang kedua dan ketiga ia gagal,” Tambah Dirdja.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


 

Walaupun begitu, Dirdja tetap memberikan apresiasi kepada para atlet angkat berat Indonesia. Cabang olahraga angkat besi telah mengalami peningkatan dari hasil Olimpiade lalu yang hanya mengumpulkan dua medali yaitu satu perak dan satu perunggu. Sedangkan saat ini, angkat berat sudah memperoleh dua medali perak. Saat ini masih ada lifter lagi yang belum bertanding dan bisa berpotensi untuk menambah pundi-pundi medali angkat berat.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional