Wartapost.com

RESMI: Rio Haryanto Dicopot Dari Manor Racing

  • Reporter:
  • Rabu, 10 Agustus 2016 | 18:59
  • / 6 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 203 kali
RESMI: Rio Haryanto Dicopot Dari Manor Racing
Rio Haryanto - Manor Racing

Wartapost.com – Karir Rio Haryanto di F1 harus terhenti lebih cepat. Hal ini dikarenakan Rio telah resmi dicopot dari tim F1 yang dibelanya, Manor Racing. Pada ajang F1 depan, Rio dipastikan sudah tidak bisa tampil lagi menjadi tim utama Manor Racing bersama Pascal Wehrlein. Hal ini telah dikonfirmasi pihak Manor Racing melalui direkturnya lewat akun Facebook Resmi Manor Racing pada Rabu (10/8/2016) pukul 14.00 WIB.

“Rio telah menjadi anggota tim yang berharga sejak Januari lalu saat ia menandatangani kontrak dengan kami. Sayangnya, demi hal lain yang lebih baik, kami harus memilih pilihan lain untuk sisa musim ini.”

Berita ini tentunya membuat para pendukung Rio di tanah air cukup kecewa. Rio merupakan pembalap Indonesia pertama yang berhasil tampil di ajang balapan bergengsi itu. Namun, apakah penyebabnya sehingga Rio harus didepak dari kopkit Manor?

Ternyata Rio dicopot dari tim utama Manor karena ia belum bisa melunasi biaya persyaratan awal. Rio Haryanto bisa tampil di F1 adalah karena sepakat bergabung dengan Manor Racing dan membayar biaya persyaratan sebesar 15 juta euro. Sampai saat ini, Rio hanya mampu membayar biaya itu sebesar 8 juta euro yang ia dapat dari sponsor (Pertamina : 5 juta euro) dan kocek sendiri.

Untuk melunasinya, Rio sebenarnya diberikan waktu hingga pertengahan musim putaran pertama yaitu saat gelaran F1 di Hongaria namun Manor masih berbaik hati hingga memberikan kesempatan kepada Rio untuk tetap bertanding hingga akhir putaran pertama F1 di German pada 31 Juli lalu. Sayangnya, hingga saat ini –jeda liburan F1 putaran pertama – Rio masih tidak mampu membayar sisa 7 juta euro yang disyaratkan Manor. Hingga akhirnya Manor memutuskan kontraknya.

Perjalanan Rio sebagai pembalap pemula di F1 sangatlah tidak mudah. Rio selalu berada di urutan bawah gelaran F1. Salah satu penyebab utamanya adalah mesin mobil MRT05 yang dikendarai tidaklah kompetitif jika dibandingkan dengan lawan-lawannya. Tercatat dalam 12 kali membalap dalam musim ini, pembalap asal Solo ini mengalami tiga kali gagal finis yaitu saat GP Australia, Rusia dan Silverstone Inggris. Walaupun begitu, prestasi Rio sebenarnya tidak semuanya jelek.

Pembalap berusia 23 tahun itu sempat menorehkan catatan posisi tertinggi saat bertanding di GP Monaco (29/5/2016) dengan finis pada posisi 15. Ia juga pernah mencatatkan diri sebagai penempat posisi start tertinggi saat berlaga di GP Azerbaijan di Sirkuit Baku saat berada di posisi 16.

Prestasi terbaik Rio saat di GP Monaco pun sempat mendapat pujuan dari Dave Ryan, sang pemiliki Manor Racing.

“Kualifikasi pertamany berjalan cukup sulit. Tidak Cuma satu, tetapi dua bendera merah menghambat leju para pembalap. Rio mendapat kesempatan yang baik dan saya suka dengan usahanya. Tetapi tidak dengan Pascal.”

Selain punjian dari Direktur Manor, penampilan apik Rio juga mendapat sanjungan dari mantan pembalap F1 asal Malaysia, Alex Yoong di awal musim. Ted Kravitz, Reporter kawakan BBC juga memuji keberhasilan Rio saat berhasil finis di sirkuit Baku, Azerbaijan.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Keputusan Manor untuk memutus kontrak bukan berarti memutus hubungan dengan Rio. Manor bahkan dalam rilis resminya memberikan kesempatan kepada Rio untuk menjadi pembalap cadangan. Namun, hingga informasi ini dipublikasikan, Rio belum memberikan jawaban.

 

Memutus kontrak Rio, Manor telah menemukan penggantinya. Adalah Esteban Ocon yang didaulat sebagai pengganti Rio di tim utama bersama Pascal. Esteban akan bergabung membela Manor di sisa 10 balapan. Pemuda asal Prancis ini adalah juara GP3 Series (2015), dan FIA European F3 Championship (2014).

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional