Wartapost.com

Donald Trump: Dia (Presiden Obama) Adalah Pendiri ISIS

  • Reporter:
  • Kamis, 11 Agustus 2016 | 21:02
  • / 7 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 335 kali
Donald Trump: Dia (Presiden Obama) Adalah Pendiri ISIS
Donald Trump saat kampanya di Florida, Rabu (10/8) malam.

Wartapost.com – Lagi! Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump melontarkan pernyataan yang cukup mengherankan. Setelah sebelumnya menyebut lawannya, Hillary Clinton “Si Pembohong”, kali ini giliran Presiden Obama yang mendapat cacian, ia menganggap Presiden Obama sebagai “pendiri ISIS”.

Dikutip dari Telegraph, ucapan berani itu ia lontarkan saat sedang melakukan kampanye di Florida pada Rabu (10/8/2016) malam. Saat itu ia menyebut nama lengkap Obama, yaitu Barrack Hussei Obama. Cara itu Trump lakukan untuk menuding Presiden Obama adalah sebenarnya beragama Islam.

Dalam kampanyenya itu, Trump yang diusung partai Rapublik ini mengatakan bahwa para terosi “menghormati” Obama.

“Mereka [teroris] menghormati Presiden Obama. Dia adalah pendiri ISIS,” tegas Trump sambil mengulang kalmimat ini sebanyak tiga kali.

Tak hanya itu, Trump memang terkenal dengan ucapan-ucapannya yang terlampau berani. Sebelumnya, ia juga pernah mengatakan bahwa lawannya di pilpres Amerika Serikat mendatang, Hillary Clinton ikut bertanggung jawab atas didirikanya ISIS. Saat itu lah ia menyebut Hillary sebagai ‘si pembohong’ yang juga merupakan pendiri ISIS bersama Presiden Obama.

“Saya katakana. Pendiri lain dari ISIS adalah si pembohong Hillary Clinton. Co-Founder!” tegas Trump.

Pada pemilihan sebelumnya, Trump juga telah dikenal sebagai orang yang sering memunculkan pendapat kontroversional. Dan tidak jarang, pendapatnya bahkan jauh dari fakta sesungguhnya. Saat itu, Obama dituduh Trump sebagai seorang warga AS namun beragama Islam dan lahir di Kenya, tempat asal ayahnya.

Realitasnya, pendapat Trump adalah retorika semata untuk menjatuhkan lawannya. Obama adalah warga AS beragama Kristen dan lahir di Hawaii. Hal ini dibuktikan dengan akta kelahiran yang dimiliki Obama dan telah dirilis oleh Gedung Putih.

Bahkan, secara tidak langsung Trump dengan sangat berani menyerukan pumbunuhan atas rivalnya dari Partai Demokrat itu. Seruan ini dikatakan Trump kepada pendukung Amandemen Kedua Konstitusi yang berkaitan dengan kebebasan membawa senjata.

Selain itu, Trump juga kerap melontarkan serangan kepada Obama dan Hillary terkait kebijakan AS di Timur Tengah. Menurutnya, Obama dan Hillary telah menjadikan Timur Tengah tanpa kekuasaan sehingga dapat dimanfaatkan oleh ISIS. 

Ia juga menyalahka Obama atas kebijakan militernya yang menarik pasukan Amerika dari Irak. Trump menganggap hal itu menimbulkan kekacauan yang lebih besar.

Dalam kampanyenya Rabu (10/8) lalu di Florida, Trum juga mengkritik soal keengganan Obama dan Hillary untuk menyebut “terorisme Islam radikal” dalam kasus serangan terror di AS. Salah satunya adalah saat terjadinya penembakan brutal di kelab gay Florida yang memakan korban tewas sebanyak 49 orang.

Menurut Trump, “Presiden kita menolak menggunakan kata itu.. begitu juga Hillary tidak akan mengatakannya. Hillary tidak mengatakan kata itu karena takut menyinggung presiden, jika ia menyinggung presiden maka hal buruk akan menimpanya.”

 

 

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional