Wartapost.com

Inilah Dia Al-Deehani, Atlet Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Jalur Independen

  • Reporter:
  • Kamis, 11 Agustus 2016 | 23:51
  • / 7 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 349 kali
Inilah Dia Al-Deehani, Atlet Peraih Medali Emas Olimpiade Pertama Jalur Independen
Fehaid Al-Deehani peraih Medali Emas cabang olahraga Menembak Olimpiade Rio 2016

Wartapost.com – Gelaran Olimpiade Rio 2016 ternyata tidak semua negara mengirimkan wakilnya. Ada pula beberapa atlet yang maju tanpa dukunga negara atau memilih jalur independen. Ia adalah Fehaid Al-Deehani. Ia memecahkan rekor sebagai peraih medali emas pertama dengan status independen pada cabang olahraga menembak pada Kamis (11/8) lalu.

Seperti yang dipublikasikan BBC, kehadiran Al-Deehani dan beberapa atlet independen lain di ajang Olimpiade Rio 2016 layaknya atlet tanpa negara. Hal ini dapat dirasakan ketika acara penyerahan medali kepada Al-Deehani. Bendera yang dinaikan adalah bendera Olimpiade Internasional (IOC) dan lagu kebangsaan yang seharusnya didengarkan justru menjadi lagu tema Olimpiade yang diperdengarkan. 

Al-Deehani sebenarnya bukanlah atlet tanpa negara, pria berusia 49 tahun itu adalah warga Kuwait. Sayangnnya ia tidak bisa tampil di Olimpiade untuk membela negaranya karena Kuwait terkena hukuman dari IOC sejak 2015 lalu. Hal itu membuatnya harus memilih jalur independen.

Kuwait dilarang ikut serta dalam ajang Olimpiade Rioa 2016 karena memiliki undang-undang yang mengharuskan pemerintah ikut campur tangan dalam semua ajang internasional yang diikutinya. Meskipun tanpa negara, Al-Deehani mengaku mempersembahkan medali emas itu untuk negaranya.

“Ini untuk negara saya, untuk orang-orang yang tidak ingin kami berpartisipasi di Olimpiade. Dengan ini saya tunjukan kepada mereka, disini kami bisa dan kami mampu meraih medali,” ungkap Al-Deehani yang sudah enam kali berpartisipasi dalam Olimpiade.

Al-Deehani merupakan mantan tentara Kuwait yang beralih profesi menjadi atlet. Ia merupakan satu dari delapan atlet tanpa dukungan negara yang ikut serta dalam Olimpiade Rio 2016. Prestasi pertaman di ajang Olimpiade adalah saat memperoleh medali perunggu di ajang Olimpiade Sydney tahun 2000. Ia lalu mendapatkan medali perunggu kembali pada ajang Olimpiade London tahun 2012. Kedua medali itu didapatnya ketika Kuwait belum terkena hukuman, sehingga saat itu ia masih dapat membela negranya.

Tercatat bahwa medali emas pertamanya adalah mejadi rekor tersendiri. Pasalnya, dalam jalur independen, ia lah atlet pertama yang berhasil meraih medali. Capaian terbaik sebelumnya ditorehkan oleh Steven Scott pada Olimpiade Barcelona tahun 1992 yang meraih medali perunggu, yang merupakan medali pertama bagi atlet tanpa negara.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional