Wartapost.com

8 Hewan Paling Mematikan di Bumi, Ribuan Orang Jadi Korban

  • Reporter:
  • Kamis, 27 Oktober 2016 | 06:58
  • / 25 Muharram 1438
  • Dibaca : 339 kali
8 Hewan Paling Mematikan di Bumi, Ribuan Orang Jadi Korban

Di samping kehidupan manusia ada kehidupan binatang, dalam dunia binatang ada istilah rantai makan dan hukum rimba yang kuatlah yang berkuasa.

Kita sebagai manusia mungkin tak seberapa berpikir akan hal ini, karena memang manusia tak masuk dalam rantai makanan. Sementara semua makhluk hidup selain manusia berada pada rantai makanan. Hal ini membuat beberapa hewan memegang peranan sebagai predator, dan tak jarang manusia juga jadi korbannya.

namun ganasnya hewan tak selalu jadi milik predator. Beberapa hewan juga mematikan bukan karena menyerang manusia sebagai santapan predator, namun justru karena mekanisme pertahanan diri.

Berikut beberapa di antara hewan paling mematikan di Bumi.

1.Alligator dan buaya

alligator-dan-buaya-rev1

Tahukah Anda bahwa alligator, hewan yang banyak ditemukan di area barat dan selatan Amerika Serikat, telah membunuh rata-rata satu orang per tahun. Angka ini memang terlihat sedikit, namun kasus perselisihan manusia dengan aligator bukan karena kecerobohan manusia. Hal ini selalu disebabkan aligator yang menyerang manusia dengan ganas.

Sementara itu kawan satu ordo dari aligator, yakni buaya, adalah hewan yang jauh lebih agresif. Punya jumlah yang lebih banyak di dunia, buaya bahkan akan menyerang siapapun dan apapun yang mendekatinya. Tak heran jika ada 1000 orang yang meninggal per tahunnya karena serangan buaya. Hal ini pun belum dihitung dari jumlah kematian yang tak terekspos media, mengingat buaya tersebar di manapun.

2.Hiu

hiu-rev1

Kita ketahui dalam film ‘Jaws’, hiu ganas di film tersebut memakan 5 orang korban dan satu ekor anjing. Hal ini cukup setara dengan apa yang dilakukan hiu di kehidupan nyata. Secara global, ikan hiu membunuh 5 orang per tahunnya

3.Serigala

15-hewan-paling-mematikan-di-bumi-ribuan-orang-jadi-korban

Serigala mungkin terlihat tak seseram alligator ataupun hiu. Namun di era abad ke 14 hingga ke 19, serigala bahkan memakan ratusan orang per tahunnya. Hal ini jadi banyak sekali inspirasi cerita anak-anak tentang betapa ganasnya serigala sebagai penjahat.

Di era sekarang, peradaban modern telah membuat serigala bermukim lebih ke tepi. Meski demikian, serigala tetap mampu membunuh 10 orang per tahunnya.

Meskipun mereka bukan predator dan hanya makan jerami, kuda adalah binatang mematikan. Bagaimana tidak, 20 orang meninggal karena kecelakaan fatal ketika menunggang kuda tiap tahunnya.

Jadi, meski merasa kuda adalah binatang yang cukup kooperatif ketika ditunggangi, tetap dengarkan apa kata instruktur berkuda Anda.

5.Leopard atau Macan Tutul

leopard-atau-macan-tutul-rev1

Macan tutul memang bukan yang berwajah paling kejam dari semua ‘kucing raksasa’. bahkan wajahnya seringkali imut seperti kucing, dengan pola bulu yang indah. Namun hal itu sama sekali tak setara dengan agresivitasnya untuk membunuh.

Setiap tahunnya, ada 30 orang yang meninggal secara fatal karena diserang oleh binatang yang berhabitat di Asia dan Afrika ini.

6.Semut

semut-rev1

Semut memang kecil dan mudah dibasmi. Namun mereka cukup jahat dan berbahaya.

Seekor spesies semut yakni semut api rata-rata membunuh 30 orang per tahunnya. Hal ini dilakukan dengan menggigit kulit dari korbannya dan juga menyuntikkan racun mematikan.

7.Ubur-ubur

ubur-ubur-rev1

Berwisata ke pantai adalah hal yang menyenangkan. Namun rasa sukacita tersebut akan segera hilang total jika Anda tersengat ubur-ubur. banyak sekali pantai atau danau yang jadi habitat ubur-ubur liar dan tanpa ragu akan menyengat Anda.

Secara global, per tahun ada 200.000 kasus orang yang tersengat ubur-ubur. 40 di antaranya terluka fatal hingga meninggal. Jadi, ubur-ubur juga cukup mematikan.

8.Lebah

lebah-rev1

Sengatan lebah ternyata tak bisa disepelekan. Meski sebagian orang akan sembuh dari luka sengatan lebah, sebagian kecil orang justru akan meninggal karenanya.

Hal ini disebabkan oleh Anaphylaxis, sebuah reaksi yang disebabkan oleh sengatan lebah. Hal ini merupakan alergi berat yang menyebabkan gejala ruam gatal, tenggorokan bengkak, serta tekanan darah menurun. Hal ini terjadi tiba-tiba dan menyebabkan kematian bagi sebagian orang yang disengat lebah.

Rata-rata, 53 orang meninggal per tahunnya akibat tersengat lebah.

sumber: Merdeka.com

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional