Wartapost.com

Kasi Pidsus Kejaksaan Lampung Timur Mensosialisasikan Sadar Hukum Bagi Kelompok Simpan Pinjam Kelompok Perempuan SPKP di Gedung Aula UPK Sribwono

  • Reporter:
  • Selasa, 22 November 2016 | 18:41
  • / 21 Safar 1438
  • Dibaca : 55 kali
Kasi Pidsus Kejaksaan Lampung Timur Mensosialisasikan Sadar Hukum Bagi Kelompok Simpan Pinjam Kelompok Perempuan SPKP di Gedung Aula UPK Sribwono
sosialisasi sadar hukum simpan pinjam

WARTAPOST.com – Upk Sribwono, Kecamatan Bandar Sribwono, Kabupaten Lampung Timur mengadakan kegiatan sosialisasi sadar hukum bagi kelompok simpan pinjam, kelompok perempuan SPKP yang di adakan di gedung aula upk Bandar Sribwono, Selasa 22 November 2016

Dalam kegiatan sosialisasi sadar hukum bagi kelompok simpan pinjam di hadiri Kasi Pidsus kejaksaan Negeri Lampung Timur, ex faskab, ppu pnpm.mpd, Kepala Desa Srimenanti, Kepala Desa Sadar Sriwijaya, Kepala Desa Mekarjaya dan masyarakat yang diundang dalam acara sosialisasi sadar hukum.

Dalam acara sosialisasi itu, yang memberi materi dari kasi pidsus Kejaksaan Negeri Lampung Timur, materi ini  berdasarkan surat menteri dalam negeri ri dto.dirjen pemberdayaan masyarakat desa no 414.2/371/17/pmd tanggal 5 november 2008 tentang petujuk teknis operasional (pto) pnpm mpd.

Kasi pidsus Kejaksaan Lampung Timur dan UPK Sribwono mengharapkan dengan adanya sosialisasi penyuluhan sadar hukum, bertujuan agar peserta menyerap pengetahuan serta informasi yang di sampaikan oleh narasumber dan dapat menerapkan pelaksanaanya, dengan melakukan pembayaran, menyimpan bukti pembayaran, melunasi pembayaran sampai dengan tahap ahir.

Tujuanya umum kegiatan pemberian permodalan untuk kelompok perempuan yang mempunyai kegiatan simpan pinjam, dan untuk mengembangkan potensi kegiatan simpan pinjam pedesaan, kemudian akses pendanaan usaha skala mikro,
memperkuat kelembagaan kegiatan kaum perempuan serta mendorong pengurangan rumah tangga miskin dan menciptakan lapangan kerja.

Tujuan khusus mempercepat proses pemenuhan kebutuhan penandaan usaha ataupun sosial dasar serta memberikan kesempatan kaum perempuan meningkatkan ekonomi rumah tangga melalui pendanaan modal usaha yang mendorong penguatan kelembagaan simpan pinjam oleh kaum perempuan.

Dalam ketentuan kelompok spp, kelompok yang dikelola anggotanya perempuan satu dengan yang lain saling mengenal, memiliki kegiatan tertentu dan pertemuan rutin yang sudah berjalan sekurang-kurangnya satu tahun, mempunyai kegiatan simpan pinjam dengan aturan pengelolahan dana simpanan dan dana pinjaman yang telah di sepakati.

Telah mempunyai modal simpanan dari anggota sebagai sumber dana pinjaman yang di berikan kepada anggota, kegiatan pinjaman pada kelompok masih berlangsung dengan baik, mempunyai organisasi kelompok dan adminitrasi secara sederhana.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Untuk sangsi terhadap SPKP yang tidak melunasi pembayaran yaitu tidak dapat mengajukan kembali peminjaman dana SPKP untuk selanjutnya.

Apabila  banyaknya tunggakan didalam 1 tahun  di UPK  tersebut maka kegiatan simpan pinjam, di kecamatan tersebut dapat dihentikan tegasnya. (erwan)

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional