Wartapost.com

Berawal Dari Hobi, Bisnis Tas Tenun Wanita Ini Sukses

  • Reporter:
  • Rabu, 17 Agustus 2016 | 10:02
  • / 13 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 226 kali
Berawal Dari Hobi, Bisnis Tas Tenun Wanita Ini Sukses
Tas Tenun

Wartapost.com – Adalah Femiyuanti, perempuan berusia 26 tahun yang memulai bisnis tas tenun dari kegemarannya mengoleksi baranng-barang etnik, salah satunya kain tenun.

Perempuan ini menceritakan pada awalnya ia senang melakukan wisata ke beberapa kota di Indonesia. Saat berada di Lombok dan Bali, ia mulai jatuh hati dengan kain tenun yang ia temukan. Dari situlah ia memutuskan untuk menjadikan kegemarannya sebagai bisnis.

Femi, biasa dipanggil, mengatakan bisninya ia mulai sejak 2012. Pada saat itu ia mulai menawarkan produk bisninya sambil bekerja.

Dari tawaran yang ia berikan kepada teman kerjanya, ternyata banyak yang menyukai tas tenun Femi. Permintaan pun semakin meningkat sehingga Femi memutuskan untuk fokus mengurusi bisninya dan keluar dari pekerjaan sebelumnya di awal 2016.

Ia berhasil mempromosikan tas tenun miliknya melalui jejaring sosial Instagram. Mulanya hanya di ruang lingkup teman-temanya saja, hingga akhirnya meluas di kalangan perkotaan, khusunya Jakarta.

Menrut Femi, yang menjadi khas dan unik dari tas tenun miliknya adalah motif kain tenun yang ia gunakan. Ia mengatakan via Bisnis.com, “Kain tenun itu terbatas dan motifnya juga unik. Jarang kain tenun ini dibiki lebih dari satu, Itulah nilai tambahnya.”

saat ini tas tenun yang paling banyak peminatnya adalah yang berbahan dasar kain tenun dengan motif asal daerah Indonesia Timur seperti Nusa Tenggara Timur (NTT). Padahal awalnya Femi lebih sering menggunakan kain tenun rangrang asal Lombok.

Selain dari NTT, motif lain yang digemari konsumennya saat ini adalah kain tenun dengan benang emas dan bermotif sabung ayam. Motif Ulos dan Kain lapis dari Lampung juga tidak kalah banyak peminatnya.

Ada beberapa jenis produk yang dijual Femi. Selain tas tenun, ia juga menyediakan tas pesta ukuran kecil atau ‘clucth’ dan dompet. Untuk ukuran tas besar ia hargai Rp 500.000 hingga jutaan rupiah, untuk tas kecil ia hargai Rp 300.000-an da untuk dompet ia hargai Rp 150.000-an setiap satunya.

Tidak hanya berjualan online, femi juga telah memiliki butiknya sendiri di Solo. Walaupun sudah memiliki tempat sendiri, Femi mengatakan bahwa peminat tasnya justru lebih banyak dari dunia maya.

Untuk mengembangkan bisnisya, Femi berencana mengembangkan produknya tidak sebatas tas. Ia berniat mengembangkan tas tenunya menjadi koper dan ransel. Ia mengganggap saat ini pesanan tas tenun miliknya semakin banyak peminat. Untuk itu, ia masih percaya bahwa peluang bisnisnya masih terbuka lebar. Jika ditanya soal omset, ia mengatakan bahwa dari bisnis tas tenun ia mampu meraup omset hingga puluhan juta perbulan.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional