Wartapost.com

Thuan Pham: Perjuangan Pilu Imigran Vietnam Hingga Jadi Bos Uber

  • Reporter:
  • Rabu, 17 Agustus 2016 | 11:32
  • / 13 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 100 kali
Thuan Pham: Perjuangan Pilu Imigran Vietnam Hingga Jadi Bos Uber
Thuan Pham - Chief Technologi Officer Uber inc

Wartapost.com – Kesuksesan Uber menjadi salah satu media transportasi tersukses masa kini tidak lepas dari tangan dingin Thuan Pham selain duo pendirinya Travis Kalanick dan Garret Camp.

Thuan Pham adalah seorang warga AS keturunan Vietnam yang menjalani masa kecilnya dengan hidup susah dan ancaman kematian. Hidupnya mulai berubah ketika ia berhasil lolos dari bahaya yang hampir merenggut nyawanya.

Kisahnya dimulai saat ia berusia 12 tahun. Pria kelahiran Vietnam ini harus kabur dari negaranya sebab gejolak politik yang terjadi. Mengunakan kapal kayu kecil bersama keluarganya ia mulai menumpukan harapan.

“Ibuku, adiku dan aku meninggalkan rumah di tengah malah. Kami berdesaan sekitar 470 orang di sebuah kayu kecil. Ketika kami berangkat, semua orang muntah,” jelasnya via CNN.

Menggunakan perahu kayu dan dimuati oleh ratusan orang, Pham mengatakan bahwa kapalnya sempat dihantam gelombang setinggi 10-20 yang hampir menenggelamkan kapalnya.

Tidak cukup disitu, suatu hari mereka melihat cahaya. Mereka berpikir itu adalah kapal pemberi bantuan tapi ternyata itu adalah bajak laut Thaliland yang justru merampok mereka. Untungnya bajak laut itu tidak membunuh mereka kata Pham.

Setelah dirampok bajak laut, mereka arus menghadapi militer Malaysia, mengalami kejadian buruk di perairan Singapura hingga terdampar di salah satu pulau di Indonesia.

Beruntungnya di Indonesia para imigran Vietnam ini mendapatkan perlakuan yang lebih baik. Sampai akhirnya di bawa ke Kuku Island.

Di sana mereka tinggal di kamp pengungsi dengan tempat seadanya dan sanitasi yang buruk. Bahkan beberapa orang terserang penyakit dan meninggal dunia.

Akhirnya, harapannya pun muncul ketika organisasi UNHCR, CARE, dan Feed the Children datang memberikan bantuan. Pham dan keluarganya mendapat kesempatan untuk melakukan suaka ke Amerika Serikat.

“Kami memenuhi syarat suaka politik dengan AS karena ayah saya adalah bagian dari tentara Vietnam Selatan, dan sehingga kita mampu untuk datang kesini,” cerita Pham via CNN.

Dari Kuku Island, Pham dan keluarganya diterbangkan ke pinggiran kota Maryland, tepatnya di Rockville. Disana bersama imigran lainnya bertahan membuat Pham berusaha mencari cara untuk bisa hidup lebih baik.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Ia sangat tekun dan cinta kepada komputer, hal inilah yang membuatnya diterima di Masachusetts Institute of Technology. Disana Pham belajar ilmu komputer.

Lulus dari sana, ia lalu pindah ke Silicon Valley dan mulai bekerja di industri teknologi.

Ia sempat pindah-pindah dari beberpa perusahaan teknologi sampai akhirnya pada usia 49 tahun ia ditunjuk sebagai Chief Technologi Officer Uber inc dan mampu membawa puluhan juta penumpang Uber berpergian dengan mudah menggunakan aplikasi mereka. 

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional