Wartapost.com

Teruskan Tradisi Emas, Owi/Butet Beri Kado Kemerdekaan Terindah

  • Reporter:
  • Rabu, 17 Agustus 2016 | 18:41
  • / 13 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 163 kali
Teruskan Tradisi Emas, Owi/Butet Beri Kado Kemerdekaan Terindah
Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih medali emas kado ulang tahun RI ke-71

Wartapost.com – Akhirnya, setelah penantian panjang Indonesia kembali mencatatkan nama atletnya sebagai peraih medali emas Olimpiade. Mereka adalah Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir yang berhasil menjadi peraih medali emas ganda campuran cabang bulutangkis Olimpiade Rio 2016 mengalahkan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying pada Rabu (17/8/2016) malam di Riocentro Pavilion, Rio de Janeiro.

Kemenangan Owi/Butet (sapaan Tantowi Ahmad/Liliyana Natsuir) ini sekaligus menjadi kado terindah bagi kemerdekaan Republik Indonesia ke-71. Owi/Butet mampu mengalahkan pasangan Malaysia dalam dua set game sekaligus dengan skor 21-14,21-12 dalam waktu 45 menit.

Di awal game pertama, Owi/Butet sempat tertinggal 0-1, namun dengan cepat mereka mampu mengembalikan keadaan. Pasangan unggulan peringkat ketiga dunia asal Indonesia kemudian berhasil menekan lawanya hingga jeda istirahat game pertama dengan skor 11-4.

Sergapan cepat Butet di depan net serta smes-an Owi yang keras tajaam sering kali tidak mampu diantisipasi pasngan Malaysia. Hingga akhirnya, game pertama dimenangkan pasangan Indonesia dengan skor 21-14.

Mengawali game kedua Owi/Butet langsung mencuri poin pertama. Mereka masih bisa konsisten hingga skor 9-5. Namun setelah itu, pasangan Malaysia dapat sedikit mengimbali permainan Owi/Butet bahkan mampu memperkecil ketinggalan hingga 10-9. Tak mau terkejar, Owi/Butet terus fokus dan menyerang hingga jeda game kedua kedudukan menjadi 11-9.

Pasangan Malaysia semakin tertinggal, salah satu penyebabnya adalah ketidak tenangan mereka sehingga kerap melakukan kesalahan sendiri dan menguntungkan Owi/Butet. saat kedudukan 17-11, Owi/Butet sempat mengajukan ‘challenge’ karena menganggap pukulan Chan keluar. Tetapi setelah dibuktikan dengan teknologi, bola memang jatuh tepat di atas garis sehingga satu poin untuk lawan, kedudukan berubah 12-17 untuk Malaysia.

Sampai disitu, Owi/Butet terus memberikan tekanan dan tetap tenang. Hal itu membuat permainan Chan/Goh tidak berkembang dan tidak bisa menambah angka. Di sisi lain, Owi/Butet jusru semakin diatas angin, hingga akhirnya Goh melakukan kesalahn karena tidak mampu mengembalikan bola. Pasangan Indonesia menang di game kedua dengan skor 21-12. Emas di Olimpiade Rio 2016 pun diraih oleh Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Medali emas ini merupakan yang pertama di Olimpiade Rio 2016 sekaligus menjadi penanda kembalinya tradisi emas di Olimpiade yang sebelumnya sempat terputus pada Olimpiade 2012 di London. Medali ini pun menjadi penambah koleksi medali di Olimpiade ini setelah sebelumnya dua medali perak ditorehkan cabang angkat berat melalui Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni Agustiani.

 

Satu hal yang menarik dari kemenangan Owi/Butet, mereka berhasil meraih edali emas di satu menit terakhir tanggal 17 Agustus 2016. Hal ini seakan memang ditaktirkan untuk enjadi hadiah kemerdekaan RI. Setelah seharian lagu Indonesia Raya dikumandangkan di tabah air, ternyata Owi/Butet pun mampu menggemakannya di Rio de Jenairo, Brasil.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional