Wartapost.com

Bangun Papua, Jokowi Ajak 24 Profesor Indonesia Yang Kerja Diluar Negeri

  • Reporter:
  • Kamis, 18 Agustus 2016 | 08:25
  • / 14 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 112 kali
Bangun Papua, Jokowi Ajak 24 Profesor Indonesia Yang Kerja Diluar Negeri
Bangun Papua, Jokowi Ajak 24 Profesor Indonesia Yang Kerja Diluar Negeri

Wartapost.com – Presiden RI, Joko Widodo mengaku sudah mengajak 24 profesor asal Indonesia yang saat ini bekerja di Amerika Serikat untuk bisa bekerja di tanah air.

Mereka diajak untuk membantu pemerintah Indonesia membangun Papua.

“Ada 24 Profesor yang saya minta siapkan bidang pendidikan di Papua. Membantu sekolah vokasi, masih dalam pembicaraan dengan Universitas Cendrawasih dan Universitas Papua. Kita juga akan membangun sebuah pusat riset untuk padi di Merauke,” ujar Jokowi seperti yang kami kutip dari laman Kompas.com, Kamis (18/8/2016).

Jokowi juga membeberkan, ada banyak sekali orang Indonesia yang berprestasi namun lebih memilih kerja di luar negeri ketimbang di Indonesia.

Nantinya, Jokowi akan perlahan mengajak masyarakat Indonesia yang kerja diluar untuk kembali ke dalam negeri agar dapat membantu pemerintah.

Menurut Jokowi, kontribusi mereka sangatlah penting untuk turut membantu pemerintah menghadapi persaingan global saat ini.

“Saya tidak ingin yang berprestasi di negara kita malah tidak dimanfaatkan, justru digunakan oleh negara lain. Atau karena situasi negara kita yang tidak mendukung, orang berprestasi malah lari ke negara lain,” tambah Jokowi.

Satu nama yang baru saja ditarik Jokowi dari AS ke Indonesia yaitu Arcandra Tahar. Ia diminta untuk menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dalam reshuffle kabinet Jilid II akhir Juli 2 2016 lalu.

Namun, belum sebulan ia menjabat, ia diketahui pernah memiliki paspor Amerika Serikat. Bila dilihat dalam UU Nomor 12/2016, maka status WNI Arcandra otomatis hilang karna ia memiliki paspor negara lain.

Setelah kabar itu menyebar di internet dan jadi pemberitaan media luas, akhirnya Jokowi pun menghentikan Arcandra Tahar dengan rasa hormat sebagai Menteri ESDM.

Akan tetapi dalam sambutannya, Jokowi tak sama sekali menyebut nama Arcandra. Sejak polemik terkait kewarganegaraan Arcandra mencuat, belum ada pernyataan resmi yang keluar dari beliau.

Ketika ditanyai soal Arcandra, Jokowi malah menyerahkannya ke Menteri Sektretaris Negara Pratikno untuk menjawabnya.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional