Wartapost.com

Siapa Sebenarnya Sinterklas atau Santa Claus?

  • Reporter:
  • Kamis, 8 Desember 2016 | 07:40
  • / 8 Rabiul Uula 1438
  • Dibaca : 104 kali
Siapa Sebenarnya Sinterklas atau Santa Claus?

WARTAPOST.com – Natal menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu bagi umat Kristiani, terlebih bagi anak-anak yang mengharapkan suguhan cerita Sinterklas alias Santa Claus. Sosok seorang kakek tua yang gemar memberikan hadiah. Dengan cara membuat sebuah surat permohonan anak-anak berbondong-bondong mengirim surat kepada Sinterklas. berharap mendapatkan balasan berkat prilaku baik mereka. Tapi anak-anak itu tidak bisa mengirimnya ke Sinterklas secara langsung—mereka harus mengirimnya ke Kutub Utara yang dianggap sebagai rumah Santa.

Pertanyaannya; bagaimana Kutub Utara menjadi bagian dari cerita Sinterklas yang penuh dengan mitos itu? Mula-mula, mari kita awali dengan cerita Sinterklas.

Seperti yang dikutip dari tribunnews.com, Asal-usul Sinterklas dapat ditelusuri kembali dari riwayat St. Nikola dari Myra, seorang santo abad ke-4 yang tidak tinggal di Kutub Utara, melainkan di sebuah kota di Romawi Timur dan sekarang bernama Turki.

Lebih dari itu, St. Nikola tidak persis seperti gambaran kita tentang Sinterklas sekarang yang gemuk, periang, dan penuh berjenggot putih. St. Nikola memiliki keyakinan yang kuat dalam prinsip-prinsip Kristen. Ia juga memiliki ketertarikan untuk memberikan hadiah. Kemurahan hatinya membuatnya terkenal—terutama di kalangan para pelaut. Cerita kasih dan kedermawannya lantas menyebar dari mulut-mulut para pelaut ini.

Soal “kepindahan” St. Nikola dari Turki ke Kutub Utara, itu tanggung jawab seorang kartunis asal Jerman, Thomas Nast. Sekitar 1863-1886, Nast mengirim 33 gambar Natal untuk majalah Harper’s Weekly. Dan pada edisi Desember 1866, majalah yang berbasis di Amerika Serikat itu memilih gambar Nast yang menggambarkan situasi Natal—dengan Sinterklas di dalamnya—seperti kita lihat saat ini; Santa yang periang, dengan baju berwarna merah dan janggut putih yang lebat.

Sebelum Nast, Santa digambarkan dalam berbagai bentuk. Dan Nast tak hanya memberi Santa suasana baru, tapi juga rumah baru yang bersalju: Kutub Utara.

Tapi kenapa Kutub Utara?

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Lanjut Baca → 1 2

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional