Wartapost.com

5 Hal Inilah Yang Buat Baterai Android Boros

  • Reporter:
  • Jumat, 19 Agustus 2016 | 18:38
  • / 15 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 342 kali
5 Hal Inilah Yang Buat Baterai Android Boros
'Low Batt' pada Perangkat Android

Wartapost.com – Tidak dapat dipungkiri, saat ini perangkat smartphone android sudah dibekali dengan berbagai macam fungsi untuk memudahkan penggunanya.

Pengguna dapat memutar musik atau video dengan berbagai variasinya, interaksi di berbagai media social, menemukan lokasi dengan mudah, sampai menggunakan perangkat untuk bekerja di perjalanan.

Dengan kemampuan multitasking, perangkat android justru membutuhkan banyak daya. Tidak jarang ditemui perangkat yang low batt di saat momen-momen penting.

Produsen perangkat android pun sebenarnya sudah mempertimbangkan hal-hal tersebut dan memberikan kekuatan baterai yang sesuai. Borosnya baterai di perangkat android justru bisa dipengaruhi oleh hal-hal berikut.

1. Aplikasi Boros Daya

Sebagai contoh aplikasi boros baterai adalah Facebook. Aplikasi ini bekerja secara otomatis ketika terhubung internet untuk melakukan update atau memberikan notifikasi.

Untuk mengetahui aplikasi apa saja yang memakan banyak daya baetari di perangkat android sebenarnya cukup mudah. Buka “setting” lalu pilih “batteray” kemudian lihat di “batteray usage”. Di sana pengguna dapat melihat mana saja aplikasi yang boros baterai dan grafik pemakaian bateray sejak terakhir di charge.

Selain media social, aplikasi yang memakan banyak baterai adalah yang menggunakan GPS. Untuk itu pengguna bisa mengubah setting lokasi menjadi “Wi-fi and Mobile Networks Only” sehingga lebih hemat baterai.

2.  Widget Berlebihan

Kehadiran widget di homescreen memang memberikan kemudahan bagi pengguna untuk lebih cepat melakukan perintah. Sayangnya jika widget yang dipasang terlalu banyak maka baterai yang digunakan pun semakin banyak.

Oleh sebab itu, pilihlah widget yang benar-benar anda anggap penting. Hal ini dapat membantu perangkat android untuk lebih hemat daya.

3. Tidak Menyalakan Saving Mode

Fitur ini sudah disertakan di perangkat sejak OS Android versi 5.0 (Lollipop). Fitur “power saving” secara otomatis akan diaktifkan ketika kapasitas baterai berada di bawah 15 persen.

Dengan mode ini, perangkat akan mematikan animasi, sinkronisasi di background dan mengurangi kecerahan layar.

Pabrikan seperti Samsung dan Huawei juga memberikan fitur penghemat data yang cukup mampu dalam menyimpan daya baterai. Fitur ini akan mematikan hampir semua fungsi kecuali yang paling dasar yaitu SMS dan telepon.

4. Kecerahan Layar Terlalu Tinggi

Selain aplikasi, bagian dari perangkat yang banyak memakan daya baterai adalah kecerahan layar (brightness) yang di-setting terlalu tinggi.

Pengguna bisa mengatur sendiri seberapa cerah layar yang dibutuhkan. Setiap perangkat android sudah dilengkapi dengan pengaturan “brightness”. Sedangkan opsi auto di sebelah slider brightness biasanya mengatur kecerahan terlalu tinggi.

Jika pengguna ingin melakukan penghematan baterai maka aturlah kecerahan layar serendah mungkin namun masih dianggap nyaman.

Selain itu, penting juga untuk mengatur waktu hidup layar atau screen timeout. Pengaturan default biasanya memberikan jeda waktu hidup layar selama 10 detik. Namun untuk lebih menghemat baterai pengguna bisa merubahnya menjadi 5 detik.

5. Baterai Kepanasan

Baterai akan lebih cepat habis apabila berada dalam kondisi panas, baik ketika digunakan atau tidak. Oleh karena itu, pengguna harus menghindarkan perangkat dari tempat-tempat panas seperti dashboard mobil saat siang hari.

Sebaiknya pengguna memberikan jeda kepada baterai untuk menurunkan suhu ketika sudah kepasan saat perangkat digunakan bermain game.

 

Mengenai ketahanan baterai, sejumlah penelitian telah menemukan bahwa baterai modern saat ini akan berfungsi lebih maksimal jika hanya diisi sampai 80-90 persen dan tidak dibiarkan hingga dibawah 10 persen. Untuk itu, pengguna hanya butuh sesekali mengisi baterai hingga 100 persen agar betarai lebih ‘segar’ dan mampu mengisi dengan maksimal.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional