Wartapost.com

Ini Mitos dan Fakta di Balik Kedutan di Bagian Mata

  • Reporter:
  • Jumat, 9 Desember 2016 | 08:31
  • / 9 Rabiul Uula 1438
  • Dibaca : 160 kali
Ini Mitos dan Fakta di Balik Kedutan di Bagian Mata

WARTAPOST.com – Kepercayaan terhadap hal-hal yang mitos dan menafsirkan kejadian dalam kehidupan yang menjadi pertanda kejadian buruk atau baik akan menimpa seseorang  masih kerap terjadi dikalangan masyarakat Jawa. Salah satunya adalah “keduten” atau yang lebih dikenal dengan kedutan.

Dalam bahasa Jawa keduten adalah suatu ‘pertanda’, yang akan terjadi sesuatu baik esok atau hari-hari yang akan datang. Keduten sendiri merupakan hasil dari pemikiran nenek moyang yang telah berhasil menemukan pertanda-pertanda dari keduten yang terjadi berulang dan dialami sendiri oleh masyarakat jawa.

Bahkan sebagaian masyarakat Jawa hingga saat ini masih mempercayai keduten merupakan pembuka tabir yang akan terjadi oleh seseorang di masa mendatang. Faktanya banyak bagian tubuh yang sering mengalami kedutan, salah satunya adalah bagian mata. Menurut mitos yang ada arti kedutan di masing-masing letak mata berbeda.

Misalnya kedutan pada kelopak bagian bawah mata kiri, menurut mitos, ini menandakan bawa Anda akan menemukan kesusahan dan menangis. Lalu kedutan pada kelopak atas mata kiri yang berarti bertemu dengan kekasih atau orang disayangi.

Kedutan pada alis mata kanan menandakan akan berbahagia akan tetapi mengalami kesusahan terlebih dahulu. Kedutan pada alis mata kiri berarti akan bertemu dengan sanak famili atau keluarga.

Kedutan pada kelopak bagian atas mata kanan berarti akan mendapatkan sebuah keuntungan, sedangkan pada kelopak mata bagian bawah berarti akan bersedekah. Kedutan pada bagian ekor mata baik kanan maupun kiri diartikan dengan anda akan bertemu dengan saudara dari jauh.

Lalu bagaimana kedutan dilihat dari sisi fakta dan medis? Dalam istilah kedokteran kedutan disebut dengan Blepharospasm (Beb) yakni sebuah kontraksi otot yang tidak terkontrol sehingga menyebabkan kontraksi pada sekitar mata.

Jika kedutan di sekitar mata ini terjadi terus menerus, berarti Anda menderia gangguan saraf. Namun jika kedutan hanya terjadi sesekali sasa, bisa jadi ada beberapa faktor penyebab kedutan tersebut. Berikut beberapa faktor pemicunya.

Stres

Mata yang berkedut bisa jadi pertanda stres karena disaat stres mata menjadi tegang. Hindari faktor-faktor penyebab stres supaya kedutan mata berkurang. Sebab jika dipaksakan terus menerus, mata Anda akan menjadi stres.

Kelelahan

Kurang tidur yang disebabkan oleh stres, aktivitas berlebih atau gangguan insomnia juga bsia menjadi pemicu kedutan. Bekerja terlalu lama di depan komputer misalnya. Itu bisa berisiko menjadi pemicu gangguan kesehatan lainnya. Segera istirahatkan mata atau penuhi waktu tidur sekitar 7 jam per hari guna menghindari reaksi kedutan pada mata.

Iritasi Permukaan Mata

Ketika bagian luar mata mengalami iritasi, bisa menjadi pemicu kedutan pada mata. Kondisi mata yang kering atau alergi bisa menjadi penyebab kedutan.

Meski kedutan ini bukan masalah penyakit yang serius, namun jika kedutan ini terlalu sering terjadi lebih baik anda periksakan pada dokter mata atau dokter spesialis saraf untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan

sumber: Otonomi.co.id

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional