Wartapost.com

Kejadian Kuda Andong Mati Mengenaskan di Jogja Ini Viral Di Facebook. Netizen Sedih Lihatnya

  • Reporter:
  • Selasa, 20 Desember 2016 | 11:38
  • / 20 Rabiul Uula 1438
  • Dibaca : 48 kali
Kejadian Kuda Andong Mati Mengenaskan di Jogja Ini Viral Di Facebook. Netizen Sedih Lihatnya

WARTAPOST.com – Terjadi sebuah peristiwa yang tak biasa di Daerah Istimewa Togyakarta ( DIY) yakni seekor kuda andong mati mengenaskan. Kisah tersebut menyebar dan menjadi viral di berbagai media sosial salah satunya seperti yang diunggah oleh soerang netizen  di grup Facebook, Info Cegatan Jogja (ICJ).

Menurut kesaksian beberapa netizen kuda itu mati saat hendak mengantar tamu untuk menikmati suasana jogja di malam hari.

Namun, tiba-tiba saja  saat kuda berhenti di sebuah toko bakpia, ada sebuah buas yang ingin mendahului andong dan kemudian membunyikan klakson keras.

Alhasil, kudanya kaget dan lansung berlari sekuat mungkin hingga terlepas dari jeratan. Si kuda juga melanggar konter handphone dan warung kaki lima. Dengan luka parah dan tubuh penuh darah si kuda tetap berlari kencang hingga 1 km.

Sampai akhirnya si kuda melemah dan tergeletak di jalanan lalu dikerumuni oleh banyak orang yang hanya melihat tanpa memberi pertolongan pada kuda tersebut.

Kisah menyedihkan ini pun dibagikan oleh akun Riana Dewie ke Facebook. Berikut kisah yang ditulisnya :

“Kisah Kuda Ngamuk hingga Meninggal Gara-gara Klakson Bus

Semalam (12/12/16), sebuah andong (dokar) di Jogja sedang mengantar tamu untuk menikmati suasana Jogja di malam hari. Semula berjalan biasa saja. Siapa sangka, pada saat pak kusir hendak mengantarkan tamu ke pusat toko Bakpia, sebuah insiden terjadi.

Sebuah bus yang saat itu hendak mendahului andong, membunyikan klakson keras hingga membuat si kuda merasa ketakutan (kaget) dan parahnya ia terlepas dari jeratan (tali) andong. Kuda pun kalap, berlari tanpa arah dengan kecepatan tinggi dari arah Ngabean menuju Ngampilan.

Terhenti di suatu tempat, sebuah warung makan kaki lima dan konter HP ternyata sudah porak-poranda, pun darah merah dari tubuh kuda mengalir dengan derasnya. Saat itu saya sedang berjalan-jalan di Malioboro untuk menghilangkan suntuk. Melihat postingan dari grup terbuka di Jogja, ICJ (Info Cegatan Jogja), saya sontak mengelus dada. Yang saya lihat saat itu hanya foto, yaitu kondisi etalase konter HP pecah, warung makan berantakan hingga bagian kaki kuda berwarna merah karena darah mengucur dengan derasnya. Peristiwa naas itu terjadi sekitar jam 21.00 WIB.

Saat saya menuju ke rumah, di daerah jl. Wates km. 2, tepat di depan kantor Kelurahan Ngestiharjo, Bantul, tak jauh dari batas kota Jogja-Bantul, saya melihat kerumunan orang di sana. Ternyata itu adalah kuda yang tadi diberitakan. Yang saya heran, siapa yang membawa kuda sampai ke sini ya? Perasaan posisi terakhirnya ada di Ngampilan, tapi kok tiba-tiba di jalan Wates.

Ternyata, setelah saya tanya di kerumunan orang yang menyaksikan kronologisnya sejak awal, kuda yang terluka parah ini sengaja digiring pulang ke daerah Mejing, dengan dituntun beberapa orang, termasuk pak kusir

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Ya ampun, kuda yang tubuhnya sudah kehabisan darah banyak ini masih kuat berjalan hingga 1 km? Luar biasa memang. Ibarat orang kecelakaan, berdarah-darah, tapi dia masih dipaksa jalan dalam kondisi lemah.

Bagaimana perasaannya? Saya hanya prihatin, sangat prihatin. Dalam kondisi seperti itu, kenapa makhluk Tuhan yang satu ini tak ada yang menolong? Menolong secara manusiawi. Perlakuan yang baik karena bagaimanapun dia masih hidup, dia punya nafas, sehari-hari juga bekerja keras membantu mencari rezeki untuk tuannya bahkan membahagiakan banyak orang melalui andong yang dia tarik.

Tak ada seorangpun yang ingin mengobati…

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Lanjut Baca → 1 2 3 4

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional