Wartapost.com

5 Kisah Bersama Ibu, Dari Kisah Haru Hingga Cerita Lucu, Pas Banget Untuk Memperingati Hari Ibu

  • Reporter:
  • Kamis, 22 Desember 2016 | 08:25
  • / 22 Rabiul Uula 1438
  • Dibaca : 132 kali
5 Kisah Bersama Ibu, Dari Kisah Haru Hingga Cerita Lucu, Pas Banget Untuk Memperingati Hari Ibu

WARTAPOST.com – Tiada orang yang paling berjasa di muka bumi ini kecuali ibu, Kasing sayang mereka sepanjang masa dan kasih anak sepanjang galah. Seperti itulah ungkapan yang akan selalu menghiasi langkah manusia. Walaupun banyak tayangan berita di televisi atau media sosial mengenai kekejaman ibu yang menganiyaya anaknya sendiri, tetapi hal itu tidak akan menodai kasih tulus ibu.

Lebih banyak kisah haru menceritakan hubungan antara ibu dan anaknya. Ada juga kisah menarik yang dilakukan seorang ibu. Jangan sekali-kali mengganggu si anak karena ibu bakal tidak tinggal diam.

Berikut lima kisah bersama ibu, dari yang haru hingga yang lucu

1. Kasih Ibu Pelaku Bunuh Diri Semarang di Sepiring Lontong Opor

Dengan tangan diborgol, David dikelilingi keluarganya dan disuapi lontong opor oleh ibunya, Kamis (15/12/2016)

Kisah haru ini datang dari ibu dari seorang pelaku bunuh diri di Semarang. Meski anaknya sudah berbuat salah dengan membunuh cucu-cucunya, tetapi Fatmaya, ibu kandung David Nugroho (30), tetap mencurahkan kasihnya.

Usai menjalani 17 adegan reka ulang di rumahnya, Jalan Jomblang Perbalan RT 07 RW 02, Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Semarang, Jawa Tengah, polisi memberi kesempatan David berpamitan dengan keluarganya.

Tak disangka, Fatmaya sudah menyiapkan makanan kesukaan David berupa lontong opor. Melihat tangan sang anak diborgol, ia memohon agar polisi mengizinkan David memakan masakan sang ibunda.

Permintaan Fatmaya agar borgol di tangan David dilepas tak diizinkan polisi. Ibu kandung David dengan berurai air mata kemudian meminta izin agar diberi kesempatan menyuapi anak semata wayangnya yang tangannya masih diborgol.

“David makan disuapi ibu ya,” kata Fatmaya dengan pipi semakin basah oleh air matanya yang terus mengalir.

David mengangguk kemudian duduk di kursi ruang tamu dikelilingi kerabatnya termasuk ibu yang terus meneteskan air mata. Tatapan mata David tak lagi kosong seperti ketika ditemukan usai minum racun serangga.

Sorot matanya mengundang keharuan. Kelopak matanya penuh dengan air mata yang dicoba untuk ditahan agar tak menangis.

Fatmaya bercerita bahwa lontong opor itu ia siapkan dengan tangannya sendiri sejak lepas subuh. Menurut dia, lontong opor itu sebenarnya bisa dibeli di warung dengan harga lebih murah, tapi ia memaksakan diri untuk memasak sendiri.

“Ayam kampung. David sangat suka opor masakan ibunya,” kata Fatmaya sambil menyeka air matanya, Kamis, 15 Desember 2016.

2. Telepon Terakhir Sertu Bayu buat Ibunda

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Lanjut Baca → 1 2 3 4 5

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional