Wartapost.com

Kandang Penggemukan Sapi Brahma Dikeluhkan Warga Dusun 2 Desa Karang Anyar Lampung Timur

  • Reporter:
  • Senin, 26 Desember 2016 | 06:29
  • / 26 Rabiul Uula 1438
  • Dibaca : 28 kali
Kandang Penggemukan Sapi Brahma Dikeluhkan Warga Dusun 2 Desa Karang Anyar Lampung Timur
Keluhan Terhadap Kandang Penggemukan Sapi

WARTAPOST.com – Kandang  penggemukan sapi brahma milik warga dusun 2 desa karang anyar yang sudah berjalan 3 tahun menjadi keluhan warga  Desa Karang Anyar, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur.

Pengusaha ternak sapi brahma memiliki 40 ekor sapi besar dan 20 ekor sapi tanggung yang di budidayakan di dusun 2 desa Karang Anyar, kecamatan Labuhan Maringgai, namun warga dusun 2 desa karang anyar tidak setuju dengan adanya kandang  penggemukan sapi brahma/ budidaya sapi dilingkungan rumah mereka.

Warga desa karang anyar yang tidak mau disebutkan  namanya mengatakan, kandang penggemukan sapi ini tidak layak di sekitar lingkungan rumah warga, karena banyak warga menerima dampak negatif dari penggemukan sapi itu.

“Kandang penggemukan sapi brahma di Desa Karang Anyar  menimbulkan banyak nyamuk, bau kotoran yang menyengat  dan menimbulkan penyakit seperti batuk, sesak nafas yang terjadi pada anak – anak.” ujarnya

Warga sekitar kandang penggemukan sapi brahma telah melakukan musyawarah/mediasi  pada hari minggu (18/09/2016) untuk menyepakati  kandang penggemukan sapi, tidak di bolehkan disekeliling rumah warga, namun pengusaha budidaya ternak sapi tetap menolak permintaan warga.

Peternak budidaya sapi brahma mengatakan, “saya tidak akan memindahkan kandang sapi  ini  ketempat yang lain, karena di belakang rumah saya kandang ini” tegas pengusaha tersebut di hadapan lurah dan warga berdasarkan informasi dari warga.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


Kepala Desa Karang Anyar merasa kesulitan mengatasi keluhan warga, berbagai macam musyawarah yang di lakukan bersama warga, pengusaha tersebut tidak menanggapi hasil kesepakatan warga. (Erwan)

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional