Wartapost.com

Tas Kulit Ular Piton Ini Sudah Dikenal Hingga AS dan Turki

  • Reporter:
  • Selasa, 23 Agustus 2016 | 18:57
  • / 19 Djulqa'dah 1437
  • Dibaca : 170 kali
Tas Kulit Ular Piton Ini Sudah Dikenal Hingga AS dan Turki
Produk Scano Exotic

Wartapost.com – Bagi sebagian orang ketika mendengar kata Ular Piton mungkin akan merasa geli bahkan takut. Namun, jika ular Piton berbentuk tas, maka sudah pasti akan menarik minat setiap mata yang melihatnya.

Saat ini usaha pengolahan kulit memang sudah banyak di Indonesia, namun yang konsen pada kulit reptile bisa dikatakan masih jarang. Selain itu pasar olahan kulit reptil adalah segmen masyarakat menengah ke atas.

Adalah Pujakesuma Suroto, salah satu pengusaha tas kulit reptile asal Indonesia yang sukses menjual produknya ke luar negeri. Ia mengatakan mulai menggeluti olahan kulit reptile sebab kesal dengan ucapan temannya asal Jepang yang menganggap produk usaha di Indonesia tidak memiliki karakter. Untuk itu, ia berusaha menjawab ucapan temannya dengan membuat bisnis tas kulit ular Piton.

Pada awalnya, pria yang akrap disapa Anto itu memulai bisnis Scano Exotic, yang tidak berhubungan dengan kulit. Hingga akhirnya ia berniat untuk melakukan bisnis ekspor. Tidak tanggung-tanggung, ia menghabiskan dana Rp 1,5 miliar selama tiga tahun untuk menghadiri beberapa pameran luar negeri guna mengetahui model seperti apa yang sedang diminati pasar internasional.

“Karena ketidaktahuan saya, saya juga bukan ahli kulit, saya malang melintang ke berbagai pameran luar negeri untuk belajar sambil  membuka stand pameran hingga menghabiskan dana Rp 1,5 miliar dalam 3 tahun. Memang sejak awal ingin bermain ekspor, sampai tahun 4 itu sudah balik modal dan tidak ada kerugian,” jelas Anto.

Untuk mengetahui ilmu tentang bisnis kulit reptile, ia pergi hingga Jepang dan Italia. Ia bahkan kerap mengundah ahli kimia untuk mengajarnya di Indonesia. Dari usahany berkeliling dunia, Anto berhasil mendapat banyak inspirasi model, warna serta dapat memetakan daerah mana saja yang menyukai produk apa dan warna apa.

Seperti halnya ketika ada pesanan dari Spanyol, Anto mengaku dapat memetakan apa yang sedang banyak digemari oleh masyrakat di sana, ia juga bisa menyediakan produk sesuai dengan pesanan.

Tas kulit miliknya pernah diekspor hingga Amerika Serikat (AS), Meksiko, Turki, Jepang, Italia dan Spanyol. Anto tidak selalu menggunakan brand Scano Exotic, kadang juga menggunakan brand pemesannya.

Selain menjual produk utamanya berupa tas kulit ular piton, Anto juga menjual beberapa produk lain seperti sepatu, ikat pinggang, dan aksesoris. Namun menurutnya, pasar luar negeri yang paling diminati adalah clutch bag.

Dalam hal produksi, Anto mepekerjakan 9 orang karyawan. Sedangkan untuk harga, karena ini home industry ia menjual produknya sekitar Rp 3 juta hingga Rp 6 juta.

Bahan baku yang ia gunakan berasal dari dalam negeri berupa kulit biawak, kulit ular dan kulit buaya. Tetapi yang paling sering ia gunakan adalah bahan kulit ular piton dan sanca batik. Sanca batik menjadi karakter khas Indonesia karena memang Cuma ada di Indonesia.

Anto mengatakan ia mampu meraup omzet hingga Rp 2 miliar per tahun. Untuk tahun ini, ia bahkan berani menargetkan omzet sebesar Rp 4 miliar hingga Rp 4,9 miliar. Walaupun kondisi ekonomi dunia sedang lemah, bisnisnya tetap mampu bertahan.

 

Untuk bisa mendapatkan produk dari Scano Exotic, pembeli dapat mengunjungi Jl. Cempaka Putih Timur 17 no 21, Taman Solo, Jakarta Pusat. Atau bisa dilihat di Galery Indonesia Wow Smesco Tower, Jakarta Selatan. 

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional