Wartapost.com

Wah!! Jika Perang Ternyata Indonesia Hanya Bisa Bertahan 3 Hari. Ternyata ini Penyebabnya

  • Reporter:
  • Senin, 26 Desember 2016 | 10:33
  • / 26 Rabiul Uula 1438
  • Dibaca : 31 kali
Wah!! Jika Perang Ternyata Indonesia Hanya Bisa Bertahan 3 Hari. Ternyata ini Penyebabnya
marinin

WARTAPOST.com – Perang merupakan jalan terakhir dan terburuk bagi sebuah negara yang sedang berkonflik dengan narga lain, cara ini dinilai merugikan negara dan berpotensi menimbulkan banyak korban jiwa, namun perang merupakan cara satu satunya untuk memenagkan konflik yang sedang terjadi.

Nah indonesia sendiri sering berkonflik dengan negara negara tetangga baik itu dengan Malaisia maupun dengan Australia, untungnya masalah itu bisa diselesaikan dengan jalan perundingan dan diplomasi, sehingga perangpun tidak terjadi.

Tapi jika terjadi perang ternyata Indonesia hanya bisa bertahan 3 hari aja lho mau tahu kenapa?
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyiratkan keprihatinannya terhadap dunia ketahanan energi nasional. Gara-gara kurangnya cadangan ketahanan energi, Ryamizard bahkan pesimis Indonesia bisa bertahan jika suatu saat terjadi perang.

Di akun Ryamizard Ryacudu @Ryamizard_R, Menhan menuliskan jika Indonesia berperang, paling hanya mampu bertahan dalam beberapa hari.

“Info Militer Dunia menulis: Jika Indonesia Perang, Paling Hanya Bertahan 3 Hari, mengapa? Lantaran Indonesia tidak memiliki ketahanan energi yang cukup baik,” tulis Ryamizard.
Dijelaskan Ryamizard, hal ini berbeda dibanding dengan negara lain yang memiliki ketahanan energi yang baik. “Zero strategic kita. Kita nggak punya ketahanan energi, kalau Indonesia ini diblokir sana sini, kapal perang kita punya. Pesawat tempur kita punya tapi mau diisi bahan bakarnya pakai apa? Pakai air?” tulis Ryamizard.

Menhan juga terkesan prihatin karena ada fakta yang mengungkap Indonesia tidak punya cadangan BBM.

"Like" dan dapatkan berita terbaru dari kami


“Cadangan BBM kita jauh dibawah Neg2 tetangga! Bandingkan dengan Malaysia yang punya 30 hari, Jepang dan Korea 50 hari, Singapura 50 hari” dengan negara lain yang memiliki ketahan energi yang baik,” tutur Ryamizard.
Bagaimana dengan Indonesia? “Yang dimiliki Indonesia saat ini adalah cadangan operasional yang digunakan setiap hari, yang disediakan badan usaha yang menyalurkan BBM subsidi, tersebar di SPBU-SPBU dan Depo BMM. Cadangan operasional itu pun hanya 17 hari, bandingkan dengan Malaysia yang punya 30 hari, Singapura 50 hari, Korea 30 hari,” tulis Ryamizard. seprti dikutip dari jpnncom

Sumber: Inafeed.com

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Baca Juga:

1 Komentar

  1. Muh. Farid Ammar Senin, 26 Desember 2016

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional